Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Punya Pesan untuk Para Perokok

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 31 Mei 2019 | 10:12 WIB
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Punya Pesan untuk Para Perokok
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, berhenti merokok sekarang juga. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Punya Pesan untuk Para Perokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati setiap 31 Mei. Tahun ini, pesan khusus ditujukan oleh dokter paru kepada para perokok.

Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengatakan pesan utama pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2019 adalah Tembakau dan Kesehatan Paru.

Dengan slogan Jangan Sampai Tembakau Mengambil Napasmu, kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif rokok dan tembakau terhadap kesehatan tubuh, terutama kesehatan paru-paru.

"Berbagai dampak negatif rokok terhadap kesehatan paru adalah kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, penyakit infeksi paru, seperti tuberkulosis, pneumonia dan penyakit paru lainnya. Kebiasaan merokok meningkatkan risiko terinfeksi penyakit tuberkulosis dan kematian akibat kegagalan di sistem pernapasan," ujar dr Agus saat berbincang dengan Suara.com.

Rokok merupakan penyumbang terbesar penyebab meningkatnya angka kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) di seluruh dunia.

Tren di dunia memperlihatkan rokok akan menyebabkan kematian 8,4 juta penduduk akibat PTM di tahun 2020. Angka ini meningkat 180% di banding tahun 1999.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, berhenti merokok sekarang juga. (Shutterstock)
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, berhenti merokok sekarang juga. (Shutterstock)

Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan terdapat peningkatan prevalensi perokok dari tahun 1995 ke 2013, yaitu sebesar 27% menjadi 36,3%.

Hal ini menandakan, saat ini di Indonesia dari setiap 10 orang di Indonesia, 3 di antaranya adalah perokok.

baca juga

Pada tahun ini, WHO menargetkan pengurangan penggunaan produk tembakau dan pajanan asap rokok pasif di masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan, khususnya kesehatan paru. Namun, sangat disayangkan pengetahuan dan kesadaran akan bahaya rokok bagi kesehatan kurang dipahami oleh sebagian masyarakat maupun pemerintah di beberapa negara.

"Pada kampanye hari tanpa tembakau sedunia tahun ini WHO ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko kesehatan yang disebabkan oleh pajanan asap rokok baik pada perokok aktif maupun perokok pasif, pemahaman mengenai zat-zat berbahaya untuk kesehatan yang terkandung dalam rokok, membuka mata masyarakat dan pemerintah mengenai tingginya angka kematian yang berkaitan dengan rokok baik itu yang berhubungan dengan paru ataupun penyakit lainnya," tutup dr Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YLKI Minta Jokowi Peduli Pengendalian Tembakau

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YLKI Minta Jokowi Peduli Pengendalian Tembakau

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 07:34 WIB

Benarkah Merokok Merangsang Ide Kreatif, Ini Penjelasan Dokter Paru

Benarkah Merokok Merangsang Ide Kreatif, Ini Penjelasan Dokter Paru

Health | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:52 WIB

Setelah Berhenti Merokok, Konsumsi Makanan Ini untuk Perbaiki Paru-paru

Setelah Berhenti Merokok, Konsumsi Makanan Ini untuk Perbaiki Paru-paru

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 06:40 WIB

Terkini

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:59 WIB

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:58 WIB

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:57 WIB

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 13:54 WIB

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 13:53 WIB

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

×