Kerja Shift Malam Tingkatkan Risiko Kanker Payudara? Ini Faktanya

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Minggu, 02 Juni 2019 | 19:40 WIB
Kerja Shift Malam Tingkatkan Risiko Kanker Payudara? Ini Faktanya
Ilustras: Kerja shift malam disebut bisa meningkatkan risiko kanker payudara, benarkah? (Shutterstock)

Suara.com - Sejak 1970an, para peneliti mengungkap bahwa kerja di shift malam berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa paparan cahaya listrik dapat meningkatkan risiko pengembangan penyakit, karena mengganggu jam internal tubuh, menekan kadar hormon tidur melatonin dan meningkatkan kadar estrogen.

Pada 2007, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di Inggris juga mengatakan bahwa kerja shift yang mengganggu siklus tidur, mungkin bersifat karsinogenik.

Namun, dilansir dari Independent, penelitian tersebut dibantah oleh penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr. Michael Jones, di mana penelitian sebelumnya sejauh ini belum meyakinkan.

Ilustrasi: Begadang, lembur, kerja shift malam. (Shutterstock)
Ilustrasi:  Benarkah kerja shift malam bisa meningkatkan risiko kanker payudara? (Shutterstock)

Dia menekankan bahwa bekerja di shift malam tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer ini, melibatkan para peneliti yang melihat data dari 102.869 perempuan di Inggris selama 10 tahun.

Sebanyak 2.059 di antaranya kemudian mengembangkan kanker payudara invasif, bentuk paling umum dari penyakit ini.

Para peneliti dari Institute of Cancer Research (ICR) di London mengatakan tidak menemukan hubungan keseluruhan antara kerja shift malam dan kemungkinan mengembangkan kanker payudara.

"Dalam penelitian baru, kami tidak menemukan hubungan keseluruhan antara perempuan yang melakukan kerja shift malam dalam sepuluh tahun terakhir dan risiko kanker payudara, terlepas dari berbagai jenis pekerjaan yang mereka lakukan yang melibatkan shift malam, dan usia pada mereka mulai pekerjaan seperti itu," ungkapnya panjang lebar.

Jones mengatakan bahwa meskipun shift malam mungkin memiliki efek lain pada kesehatan manusia, dan pihaknya masih belum mengetahui efek dari jam tubuh seseorang terganggu untuk waktu yang sangat lama, temuannya itu meyakinkan untuk melihat lebih banyak bukti yang menunjukkan bahwa shift malam tidak terkait dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Kanker Payudara, Ini Bukti Gaya Istri Presiden Suriah Tetap Modis

Kena Kanker Payudara, Ini Bukti Gaya Istri Presiden Suriah Tetap Modis

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2019 | 14:14 WIB

Gejala Kanker Payudara Tak Hanya Benjolan, Ada 4 Gejala 'Tak Terlihat' Lain

Gejala Kanker Payudara Tak Hanya Benjolan, Ada 4 Gejala 'Tak Terlihat' Lain

Health | Minggu, 26 Mei 2019 | 06:30 WIB

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara dan Kanker Serviks? Ini Faktanya!

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara dan Kanker Serviks? Ini Faktanya!

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 16:50 WIB

Terkini

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:25 WIB

Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang

Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang

Video | Selasa, 01 September 2026 | 22:25 WIB

Emil Audero Berstatus Pinjaman di Rayo Vallecano? Singkirkan Kiper Portugal dan Argentina

Emil Audero Berstatus Pinjaman di Rayo Vallecano? Singkirkan Kiper Portugal dan Argentina

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 22:24 WIB

×