Ani Yudhoyono Meninggal Setelah Ledakan Kanker Kedua, Inikah Penyebabnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 03 Juni 2019 | 12:20 WIB
Ani Yudhoyono Meninggal Setelah Ledakan Kanker Kedua, Inikah Penyebabnya?
Ani Yudhoyono saat berada di Rumah Sakit National University Hospital, Singapura. [Instagram @aniyudhoyono]

Suara.com - Kabar meninggalnya Ani Yudhoyono, istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena kanker darah dua hari lalu sempat mengejutkan masyarakat. Pasalnya, kondisi Ani Yudhoyono sempat terlihat membaik dan bugar sebelum akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (1/6/2019) kemarin.

SBY pun membenarkan bahwa kondisi Ani Yudhoyono sempat membaik. Keluarga juga sudah memiliki harapan akan segera pulih.

"Bahkan kami punya harapan Insya Allah bisa disembuhkan. Karena dokter mengatakan bahwa sel-sel kanker dalam tubuh Bu Ani menurun secara tajam," kata SBY di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu kemarin.

Ani Yudhoyono bahkan sempat diperbolehkan keluar rumah sakit dan berjalan-jalan bersama keluarga. Namun tak lama setelah itu, kondisi Ani Yudhoyono kembali menurun karena terjadi lonjakan atau ledakan sel kanker kedua.

"Tiga hari lalu ada ledakan sel-sel kanker. Meningkat tajam sehingga para dokter kewalahan dan akhirnya masuk ICU," lanjutnya.

Melansir dari Comprehensive Cancer Center, kondisi seperti Ani Yudhoyono yang mengalami ledakan kanker kedua disebut keganasan sekunder.

Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Keganasan sekunder ini adalah kanker baru yang terjadi pada seseorang akibat dari perawatan kanker sebelumnya dengan radiasi maupun kemoterapi.

Biasanya kanker sekunder ini terjadi setelah beberapa bulan, beberapa tahun, atau lebih cepat lagi setelah pengobatan kanker pertama.

baca juga

Beberapa pengobatan yang meningkatkan risiko kanker kedua, antara lain obat kemoterapi etoposide, terapi radiasi untuk limfoma dan leukemia serta terapi radiasi dan kemoterapi bersamaan.

Selain mengobati kanker, obat kemoterapi dan terapi radiasi juga bersifat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker.

Kemoterapi yang digunakan menghancurkan sel kanker dengan pembelahan sel juga memengaruhi sel-sel normal, apalagi jika dosis obat yang digunakan cukup tinggi.

Kanker darah (Shutterstock)
Kanker darah (Shutterstock)

Contohnya etoposide yang dikaitkan dengan peningkatkan leukemia akut dibandingkan dengan obat kemoterapi lainnya.

Nah, penderita kanker yang menerima terapi radiasi dan kemoterapi akan lebih rentan terserang kanker sekunder yang lebih ganas.

Penelitian pun menyatakan lebih dari 80 persen penderita leukemia limfoblastik akut (ALL) berisiko terserang kanker sekunder setelah dinyatakan membaik dari pengobatan kanker pertama.

Risikonya bertambah jika penderita menerima pengobatan terapi radiasi selama melawan kanker pertama. Para peneliti menyimpulkan bahwa penderita leukemia yang menjalani terapi radiasi berisiko 20 kali lipat terserang kanker sekunder.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politikus Demokrat: Bu Ani Selalu Mengalah dengan SBY

Politikus Demokrat: Bu Ani Selalu Mengalah dengan SBY

News | Senin, 03 Juni 2019 | 12:04 WIB

Mudik ke Yogya, Wajib Cicipi Soto Miroso Favorit Ani Yudhoyono

Mudik ke Yogya, Wajib Cicipi Soto Miroso Favorit Ani Yudhoyono

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 12:02 WIB

Tolak Ucapkan 'Innalillahi' untuk Ani Yudhoyono, Warganet Ini Dikecam

Tolak Ucapkan 'Innalillahi' untuk Ani Yudhoyono, Warganet Ini Dikecam

News | Senin, 03 Juni 2019 | 11:34 WIB

Terkini

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:36 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

×