Tolak Ucapkan 'Innalillahi' untuk Ani Yudhoyono, Warganet Ini Dikecam

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 03 Juni 2019 | 11:34 WIB
Tolak Ucapkan 'Innalillahi' untuk Ani Yudhoyono, Warganet Ini Dikecam
Pemakaman Ani Yudhoyono. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Seorang warganet membuat status tidak pantas di tengah duka wafatnya mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono usai berjuang melawan kanker, Sabtu (1/6/2019).

Dalam statusnya, warganet itu menolak mengucapkan bacaan istirja atau tarji untuk Ani Yudhoyono hanya karena tidak berjilbab dan bernama asli Kristiani.

Berikut status yang ditulis warganet pengguna akun jejaring Facebook 'A**i P Wi****mi' seperti dikutip SUARA.com, Senin (3/6/2019):

"Sorry sist! Nggak ada ucapan innalilahi bagi perempuan yang mati tak berhijab? dan bernama Kristiani pula... #daripadaragu," demikian tulisan akun tersebut.

Ujaran dari warganet menolak duka cita untuk Ani Yudhoyono. [Facebook]
Ujaran dari warganet menolak duka cita untuk Ani Yudhoyono. [Facebook]

Tak pelak, ujaran tak pantas ini menuai kecaman dari banyak warganet. Tak terkecuali, juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi.

Kecaman itu dilontarkan Dedek melalui akun Twitter @Uki23. Dia berkicau, iman tidak akan bikin seseorang pantas untuk menghakimi keimanan orang lain.

"Imanmu tidak akan membuatmu merasa pantas menghakimi keimanan orang lain. Itu ego, bukan iman," cuit Dedek Prayudi.

Dia juga mengunggah status yang dibuat pengguna akun Facebook tersebut. Diunggah, sosok yang ada di foto akun Facebook: seorang laki-laki paruh baya.

Terlihat, rambutnya putih. Dia sedang bertolak pinggang di depan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.

baca juga
Cuitan Dedek Prayudi. [Twitter]
Cuitan Dedek Prayudi. [Twitter]

Kecaman juga dilontarkan pengguna Twitter Dumdum @yusuf_dumdum yang merupakan simpatisan Jokowi.

"Banyak yang beragama namun justru kehilangan sisi kemanusiaannya. "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"
(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)," cuit akun @yusuf_dumdum.

Cuitan Yusuf Dumdum. [Twitter]
Cuitan Yusuf Dumdum. [Twitter]

Seperti diketahui, bacaan istirja atau tarji merupakan kalimat 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un'. Kalimat itu merupakan potongan dari ayat Alquran, dari Surat Al Baqarah ayat 156.

Istirja merupakan frase umat Islam apabila seseorang tertimpa musibah dan biasanya diucapkan apabila menerima kabar duka cita seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kain Batik Penutup Jenazah Ibu Ani Tadinya untuk Seragam Lebaran Keluarga

Kain Batik Penutup Jenazah Ibu Ani Tadinya untuk Seragam Lebaran Keluarga

News | Senin, 03 Juni 2019 | 11:30 WIB

SBY dan Megawati Salaman, Kematian Jadi Penyambung Silaturahmi yang Hidup

SBY dan Megawati Salaman, Kematian Jadi Penyambung Silaturahmi yang Hidup

News | Senin, 03 Juni 2019 | 11:07 WIB

SBY Masih Teteskan Air Mata Saat Bicara Mengenang Ani Yudhoyono

SBY Masih Teteskan Air Mata Saat Bicara Mengenang Ani Yudhoyono

News | Senin, 03 Juni 2019 | 10:55 WIB

Beda 1 Menit, Pujian 2 Elite Demokrat saat Kaesang Melayat Ani Yudhoyono

Beda 1 Menit, Pujian 2 Elite Demokrat saat Kaesang Melayat Ani Yudhoyono

News | Senin, 03 Juni 2019 | 10:43 WIB

Ani Yudhoyono Sengaja Ditidurkan Sebelum Meninggal, Ternyata Ini Tujuannya

Ani Yudhoyono Sengaja Ditidurkan Sebelum Meninggal, Ternyata Ini Tujuannya

Health | Senin, 03 Juni 2019 | 11:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×