WHO Sebut Lebih dari 60 Ribu Balita Meninggal karena Asap Rokok

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2019 | 19:30 WIB
WHO Sebut Lebih dari 60 Ribu Balita Meninggal karena Asap Rokok
Asap rokok mengganggu pernapasan, termasuk anak-anak. [Shutterstock].

Suara.com - WHO Sebut Lebih dari 60 Ribu Balita Meninggal karena Asap Rokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati 31 Mei lalu memiliki pesan penting. Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok, namun juga orang lain di sekitarnya, termasuk anak-anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa setiap tahun, penggunaan tembakau membunuh setidaknya delapan juta orang. Badan PBB itu melaporkan 3,3 juta pengguna akan meninggal karena penyakit yang terkait paru-paru.

Jumlah ini termasuk orang yang terpapar asap rokok orang lain, di antaranya lebih dari 60.000 anak di bawah usia lima tahun yang meninggal akibat infeksi saluran bawah pernapasan karena merokok pasif.

"Kita juga akan menyaksikan jika orang yang merokok, hampir 20 persen di dunia yang merokok, jika mereka berhenti sebagian keuntungannya sebenarnya bisa diperoleh sangat cepat, khususnya untuk paru-paru. Dalam dua minggu, fungsi paru-paru akan mulai normal," kata Vinayak Prasad, pejabat sementara direktur Departemen WHO untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular, dikutip dari VOA Indonesia.

WHO juga menyebut lebih dari 40 persen perokok di dunia meninggal karena penyakit paru-paru, seperti kanker, penyakit pernapasan kronis, dan TBC.

Tak hanya untuk kesehatan, merokok juga memiliki dampak negatif bagi perekonomian. Dikatakan Prasad, kerugian ekonomi global akibat penggunaan tembakau adalah $ 1,4 triliun atau setara dengan Rp 19.905 triliun.

Ini disebabkan oleh biaya kesehatan, hilangnya produktivitas akibat penyakit itu dan biaya lain yang disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan merokok. Ia mengatakan baik nyawa dan uang bisa diselamatkan jika orang berhenti merokok.

Ilustrasi asap rokok pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi asap rokok pada anak. [Shutterstock]

WHO juga melaporkan secara global, kecenderungan merokok sudah turun dari 27 persen pada tahun 2000 menjadi 20 persen pada tahun 2016. Namun WHO, mencatat bahwa jumlah pengguna tembakau di seluruh dunia tetap stabil pada 1,1 miliar karena pertumbuhan populasi.

Kerstin Schotte petugas teknis WHO di departemen yang sama dengan Prasad mencatat penurunan tajam dalam kecenderungan merokok di negara-negara kaya, dibandingkan dengan yang lebih miskin.

"Dan, di beberapa negara berpendapatan rendah dan menengah bahkan mengalami peningkatan angka kecenderungan merokok. Ke negara-negara inilah industri tembakau saat ini beralih. Mereka mengetahui, tembakau tidak disukai di Eropa dan Amerika utara sehingga mereka beralih ke negara-negara berpendapatan rendah dan menengah menyasar utamanya perempuan dan anak-anak di sana," ujarnya.

WHO merekomendasikan sejumlah langkah efektif dan murah yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi tembakau.

Langkah ini termasuk menciptakan lingkungan bebas rokok, memberlakukan larangan terhadap semua bentuk iklan tembakau, promosi dan sponsor. WHO juga menyarankan untuk mengenakan pajak tinggi atas penjualan rokok dan produk tembakau lainnya agar tidak terjangkau bagi banyak orang, terutama anak muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Ingatkan Bahaya Rokok Elektrik

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Ingatkan Bahaya Rokok Elektrik

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:16 WIB

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Punya Pesan untuk Para Perokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dokter Paru Punya Pesan untuk Para Perokok

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 10:12 WIB

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YLKI Minta Jokowi Peduli Pengendalian Tembakau

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YLKI Minta Jokowi Peduli Pengendalian Tembakau

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 07:34 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB