Menstruasi Lebih dari 2 Kali dalam Sebulan, Berbahayakah?

Silfa Humairah Utami

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:00 WIB
Menstruasi Lebih dari 2 Kali dalam Sebulan, Berbahayakah?
Ilustrasi periode perempuan sedang menstruasi lebih dari sekali dalam sebulan. (Shutterstock)

Pasalnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami penurunan kadar hormon. Biasanya kondisi terjadi sekitar dua minggu setelah periode terakhir dan akan lebih teratur pada enam bulan ke depan.

Selain itu, perdarahan juga biasanya muncul ketika Anda lupa minum pil KB di jadwal yang seharusnya. Jika Anda mengalami perdarahan yang berkepanjangan, dokter biasanya akan memberikan obat untuk membantu mengendalikannya.

Dokter juga akan memeriksa kondisi Anda untuk menentukan bahwa tidak ada infeksi atau masalah kesehatan lain yang menyebabkannya.

4. Endometriosis
Endometriosis adalah kondisi saat jaringan yang seharusnya melapisi rahim justru tumbuh di bagian luarnya.

Akibatnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami haid yang tidak teratur, kram yang tidak normal, sakit perut menyiksa, hingga perdarahan yang banyak dan lama.

Jika Anda mengalami berbagai gejala ini, konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

5. Masalah pada tiroid

Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di depan tenggorokan yang salah satu tugasnya yaitu untuk mengendalikan fungsi-fungsi hormonal di dalam tubuh. Kelenjar ini diatur oleh hormon yang diproduksi dan diatur pada area otak yang mengendalikan menstruasi dan ovulasi.

Siklus haid yang tidak teratur termasuk mengalaminya dua kali dalam sebulan ini bisa jadi pertanda ada masalah dengan kelenjar tiroid Anda. Bisa jadi Anda mengalami tiroid yang kurang aktif atau justru terlalu aktif.

baca juga

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda mengalami dua kali haid dalam sebulan selama 2 sampai 3 bulan berturut-turut, segera konsultasikan ke dokter. Di samping itu, Anda juga perlu segera berkonsultasi jika saat perdarahan mengeluarkan gumpalan darah yang besar hingga menghabiskan satu atau lebih pembalut dalam satu jam.

Selain itu, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter jika:

1. Merasa lemah
2. Sakit atau mengalami perdarahan saat berhubungan seks
3. Nyeri panggul
4. Sesak napas
5. Kenaikan atau penurunan berat badan drastis tanpa sebab jelas

Jadi  mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan jika tidak disertai berbagai gejala tersebut terbilang normal. Namun, kemungkinan berbahaya pada kesehatan yang mendasarinya jika ada gejala di atas yang muncul, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi

Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:15 WIB

Pakai Darah Haid untuk Masker, Seniman Ini Mengaku Wajahnya Jadi Glowing

Pakai Darah Haid untuk Masker, Seniman Ini Mengaku Wajahnya Jadi Glowing

Lifestyle | Minggu, 16 Juni 2019 | 13:22 WIB

Ingin Hentikan Menstruasi, Wanita Ini Nekat Gunakan Alat Penyedot Debu

Ingin Hentikan Menstruasi, Wanita Ini Nekat Gunakan Alat Penyedot Debu

Health | Sabtu, 08 Juni 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×