Dipikir karena Salah Bantal, Kepala Miring Balita Ini Ternyata Akibat Tumor

Vika Widiastuti Suara.Com
Senin, 24 Juni 2019 | 10:50 WIB
Dipikir karena Salah Bantal, Kepala Miring Balita Ini Ternyata Akibat Tumor
Ilustrasi anak perempuan. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Seorang balita bernama Ryleigh Godfrey dari Somerset awalnya dikira hanya salah bantal atau posisi tidur salah saat memegangi lehernya  yang miring sebelah. Namun, ternyata jauh lebih menakutkan daripada itu.

Sang ibu, Kay Parsons menyadari ada yang salah setelah menonton videonya yang memperlihatlan putrinya memegangi lehernya yang miring ke satu sisi.

"Itu konstan dan pada awalnya semua orang mengira karena posisi tidur, bahkan dokter juga. Akan tetapi, saat itu terjadi lebih dari seminggu, aku tahu itu bukan karena tidur," katanya dilansir dari Daily Mail.

Bukan hanya soal leher, Ryleigh juga mulai muntah di waktu yang sama setiap malam. Penyakitnya akhirnya terungkap setelah ibunya menunjukkan rekaman video itu ke dokter.

Anak itu lantas dirujuk untuk pemindaian MRI. "Saat itulah dunia kita hancur. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan bagaimana rasanya," katanya saat diberi tahu dokter putrinya ternyata mengidap tumor otak stadium 3.

Tumor yang diderita Ryleigh telah tumbuh di batang otaknya sehingga membuatnya sulit dijangkau oleh ahli bedah. Ia lantas di rujuk ke rumah sakit di Bristol, di mana dokter melakukan radioterapi, kemoterapi, dan 13 operasi.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)

"Operasi pertama Ryleigh berlangsung 20 jam meskipun kami diberi tahu untuk berharap operasinya berlangsung antara 8-12 jam," kata Parsons.

"Rasanya seperti seumur hidup dan ayahnya, Lee, dan saya sangat takut," imbuhnya.

Ryleigh telah menyelesaikan seluruh kemoterapinya dan bisa merayakan ulang tahunnya yang ke-3. Namun, ternyata semua tak berhenti di situ.

Baca Juga: Beda dengan Migrain, Ini 4 Tanda Sakit Kepala karena Tumor Otak!

Tumor Ryleigh tidak bisa dihilangkan, tetapi melalui pemindaian pada Januari mengungkapkan semuanya stabil dan tidak tumbuh. Meski begitu ia harus tetap menjalani perawatan.

"Tumor itu membutuhkan lebih banyak perawatan," ungkap Parsons.

Radioterapi terkadang dilakukan setelah seseorang berjuang melawan kanker untuk mencegah penyakit itu kembali lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI