Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

M. Reza Sulaiman

Senin, 28 Juli 2025 | 21:01 WIB
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
Ilustrasi kanker atau tumor otak. (Shutterstock)

Suara.com - Di balik pintu ruang operasi, ada banyak kisah yang jarang diketahui publik. Rasa takut, harapan, hingga keajaiban pemulihan yang luar biasa. Semua itu biasanya tersembunyi dalam dunia medis. Kini, lewat sebuah film dokumenter, publik bisa melihat langsung bagaimana proses penyembuhan tumor otak dijalani dengan ilmu, teknologi, dan empati.

Sebuah film dokumenter medis berjudul Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin resmi ditayangkan perdana di Cinema XXI Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/7) lalu. Film ini merekam perjuangan pasien-pasien tumor otak yang menjalani prosedur bedah saraf kompleks di bawah penanganan Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, PhD, FICS, IFAANS, yang dikenal dengan nama Dr. Joy.

Dokumenter ini menghadirkan dua kisah utama dan beberapa potret medis lainnya yang menunjukkan bagaimana kolaborasi tim dokter dan teknologi modern dapat membuka jalan kesembuhan.

Salah satu kisah paling menyentuh datang dari Ryu, bocah berusia enam tahun yang didiagnosis memiliki tumor otak berukuran 5x5x5 sentimeter. Tumor tersebut menempati sekitar 70 persen area fosa posterior, wilayah vital yang mengatur fungsi dasar kehidupan.

Dalam operasi berdurasi dua jam, Dr. Joy berhasil mengangkat tumor menggunakan teknik bedah mikro. Beberapa jam setelah operasi, Ryu sudah bisa berdiri dan makan sendiri.

Kisah berikutnya berasal dari Robby, seorang pasien dewasa yang mengalami epilepsi selama 16 tahun akibat tumor di area frontal otak. Ia menjalani prosedur awake brain surgery, yakni operasi otak dengan pasien tetap sadar. Teknik ini memungkinkan dokter memastikan fungsi bicara, memori, dan motorik tidak terganggu selama proses pengangkatan tumor.

Dalam operasi tersebut, Robby mampu berbicara dan menggerakkan kembali anggota tubuhnya yang sempat lumpuh. Operasi ini menjadi titik balik besar dalam hidupnya.

Sebuah film dokumenter medis berjudul Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin resmi ditayangkan perdana di Cinema XXI Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/7). (Dok. Mandaya Royal Hospital Puri)
Sebuah film dokumenter medis berjudul Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin resmi ditayangkan perdana di Cinema XXI Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/7). (Dok. Mandaya Royal Hospital Puri)

Inisiatif untuk Edukasi Publik

Film ini merupakan hasil inisiatif Mandaya Royal Hospital Puri, yang ingin menyampaikan edukasi soal tumor otak melalui pendekatan visual dan humanis. Rumah sakit yang berlokasi di Jakarta Barat ini menghadirkan layanan bedah saraf dengan dukungan teknologi terkini dan tim medis multidisiplin.

baca juga

“Lewat film dokumenter ini, kami berharap masyarakat menyadari bahwa teknologi medis dan keahlian dokter dalam negeri semakin berkembang, bahkan untuk menangani kondisi pada otak yang sangat kompleks sekalipun, sehingga kepercayaan publik akan dokter dan layanan kesehatan di Indonesia kian meningkat,” ujar Erwin Suyanto, Public Relation Mandaya Hospital Group.

Film ini memperlihatkan kerja sama lintas disiplin antara dokter spesialis bedah saraf, neurologi, anestesi, dan bidang terkait lainnya. Pendekatan kolaboratif ini diyakini sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan besar di dunia medis.

Mandaya Royal Hospital Puri juga dilengkapi dengan berbagai teknologi medis canggih, seperti Intraoperative Neuromonitoring (IONM) yang memantau sistem saraf secara real-time untuk mencegah kerusakan selama operasi. Teknologi lain yang ditampilkan antara lain Digital PET CT Scan, IQon Spectral CT, mesin radioterapi LINAC ELEKTA VERSA HD, serta MRI Ingenia Ambition X.

Antara Keahlian, Ketulusan, dan Nilai Kemanusiaan

Selain sisi medis dan teknis, Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin juga menyuguhkan sisi emosional dan spiritual dari perjuangan pasien dan keluarga. Melalui testimoni dan narasi langsung dari pasien serta rekan sejawat, penonton diajak menyelami momen-momen genting yang penuh ketegangan, harapan, dan keikhlasan.

Film ini juga mengangkat perjalanan akademik Dr. Joy yang menyelesaikan studi doktoral di Helsinki, Finlandia dalam waktu 18 bulan 12 hari. Pencapaian tersebut mengantarkannya meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Di Finlandia, Dr. Joy mendalami filosofi Prof. Juha Hernesniemi, maestro bedah saraf dunia, yang menekankan pentingnya menghormati setiap milimeter jaringan otak sebagai bagian dari kehidupan.

“Peluncuran film ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya teknologi, kolaborasi tim medis, dan nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan medis,” pungkas Erwin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Otot Lelah, Otak Ikut Ngelag? Yuk Intip Penjelasan Ilmiahnya di Futsal

Otot Lelah, Otak Ikut Ngelag? Yuk Intip Penjelasan Ilmiahnya di Futsal

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 09:33 WIB

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:59 WIB

Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua

Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×