Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Vania Rossa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
Ilustrasi nyeri kepala kronis yang semakin berat sebagai salah satu gejala tumor otak yang perlu diwaspadai. (Freepik/wavebreakmedia_micro)
baca 10 detik
  • Dr. Moch. Evodia Slamet R. menjelaskan bahwa tumor otak primer sebagian besar bersifat jinak, namun tetap berisiko mengganggu fungsi vital.
  • Gejala seperti nyeri kepala kronis, kejang, dan penurunan kesadaran menuntut pemeriksaan medis segera menggunakan CT Scan atau MRI.
  • Teknologi medis kini menyediakan berbagai pilihan terapi, mulai dari operasi hingga prosedur Gamma Knife tanpa sayatan untuk pasien.

Suara.com - Tumor otak masih menjadi salah satu penyakit yang kerap menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Tak sedikit orang menganggap setiap tumor otak pasti bersifat ganas. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Premier Bintaro, dr. Moch. Evodia Slamet R., Sp.BS, menjelaskan bahwa tumor otak terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu tumor primer yang berasal dari jaringan atau selaput otak, serta tumor sekunder (metastasis) yang merupakan penyebaran kanker dari organ lain, seperti payudara, paru-paru, maupun tiroid.

"Berdasarkan data internasional, sekitar 72 persen tumor otak primer bersifat jinak, sedangkan sekitar 28 persen bersifat ganas," ujar dr. Evodia dalam kegiatan Media Gathering bertajuk Tumor Otak dan Tatalaksananya yang digelar RS Premier Bintaro.

Meski sebagian besar tumor otak primer bersifat jinak, bukan berarti kondisinya bisa dianggap sepele. Baik tumor jinak maupun ganas tetap berpotensi membahayakan karena berada di dalam rongga kepala yang memiliki ruang terbatas. Pertumbuhan tumor dapat menekan jaringan otak dan mengganggu fungsi-fungsi vital tubuh.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Menurut dr. Evodia, gejala tumor otak sangat bergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Namun, terdapat sejumlah tanda yang perlu menjadi perhatian, terutama jika muncul secara bertahap dan semakin memburuk.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Nyeri kepala kronis yang semakin berat, terutama jika disertai pandangan kabur.
  • Kejang yang baru pertama kali terjadi saat usia dewasa.
  • Gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh.
  • Kelemahan pada tangan atau kaki.
  • Penurunan kemampuan pendengaran.
  • Perubahan kepribadian atau perilaku.
  • Muntah menyemprot dan penurunan kesadaran.

Ia mengingatkan, gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang menderita tumor otak. Namun, apabila berlangsung terus-menerus atau semakin progresif, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan agar penyebabnya dapat diketahui.

Bisa Menjadi Kondisi Gawat Darurat

baca juga

Pada beberapa kasus, tumor otak dapat berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa apabila tidak segera ditangani.

Misalnya, ketika tumor menyebabkan hidrosefalus atau penumpukan cairan di otak, maupun terjadi perdarahan pada jaringan tumor. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan di dalam kepala dan berisiko menyebabkan kerusakan otak permanen hingga kematian.

Karena itu, deteksi dini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Pemeriksaan CT Scan dan MRI Berperan Penting

Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan pencitraan menggunakan CT Scan atau MRI dengan kontras.

Menurut dr. Evodia, pemeriksaan menggunakan zat kontras sering kali diperlukan karena mampu memberikan gambaran tumor secara lebih jelas dibandingkan pemeriksaan tanpa kontras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Waspada! Ini Alasan Migrain Sangat Umum Menyerang Anak dan Remaja

Waspada! Ini Alasan Migrain Sangat Umum Menyerang Anak dan Remaja

Health | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:25 WIB

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Health | Senin, 28 Juli 2025 | 21:01 WIB

Terkini

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

×