Belanja Makanan Sehat, Ini Panduannya

Vania Rossa Suara.Com
Rabu, 10 Juli 2019 | 09:02 WIB
Belanja Makanan Sehat, Ini Panduannya
Ilustrasi keluarga belanja di supermarket. (Shutterstock)

Suara.com - Bagaimana mau membiasakan anak makan sehat kalau kulkas di dapur masih penuh dengan aneka camilan dan makanan tak bernutrisi. Tapi, menyajikan makanan sehat untuk anak juga tak harus membosankan sehingga malah membuat anak jadi tak tertarik.

Nah, supaya Anda konsiten dapat menyajikan makanan sehat pada si kecil, dan isi kulkas di dapur pun masih tampak menarik untuk anak-anak, ini panduan belanja makan sehat yang perlu Anda ketahui, seperti dikutip dari kidshealth.org.

1. Pertama-tama, buatlah daftar makanan sehat yang akan dibeli
Daftar makanan sehat dapat membuat Anda konsiten ketika belanja mingguan. Fokus hanya pada bahan-bahan sehat dan bergizi, seperti buah-buahan dan sayuran segar maupun beku, daging tanpa lemak dan unggas, ikan segar, kacang-kacangan, serta produk berbasis gandum utuh.

Ini daftar bahan makanan yang bisa Anda pilih:

Sayur dan buah-buahan: semua jenis sayur dan buah-buahan

Protein hewani: ikan (segar dan beku), daging ayam fillet tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, telur, susu dan produk susu (yogurt, keju)

Protein nabati: kacang kedelai dan produk kedelai (tempe dan tahu), kacang merah, kacang hijau

Biji-bijian dan sereal: roti gandum, pasta gandum, oatmeal, beras merah, quinoa

2. Kenali lokasi tempat menyimpan makanan sehat di supermarket
Jika Anda berbelanja di supermarket, langkahkan kaki Anda langsung menuju area yang paling dekat dengan pintu keluar, karena disini biasanya makanan paling sehat dan makanan segar diletakkan.

Baca Juga: Konsumsi Makanan Sehat Seperti Buah Ternyata Ada Aturannya Lho!

Jika memungkinkan, kunjungi pasar petani yang menjual hasil bumi dari para petani lokal. Selain memungkinkan Anda mendapat bahan makanan segar, Anda juga berkesempatan mendapat harga sangat murah untuk bahan makanan yang sedang musim.

3. Cara memilih dan menyimpan produk agar tak cepat rusak
Meski Anda tak memetiknya langsung dari kebun, Anda bisa belajar mengetahui apakah produk makanan yang Anda beli segar atau tidak. Untuk sayuran, misalnya, teksturnya haruslah renyah dan keras. Jangan membeli sayuran yang tampak layu, lembek, atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Saat memilih buah-buahan, hindari buah yang memiliki memar. Tapi tentu saja, tidak semua buah yang mulus artinya baik.

Kemudian, hati-hati juga dalam penyimpanan bahan makanan, agar produk segar bertahan lebih lama. Beberapa sayuran bisa disimpan di kulkas selama 2 hingga 5 hari, bahkan kol dan wortel bisa disimpan lebih lama. Kemudian simpan kentang dan bawang di tempat yang sejuk dan gelap untuk kesegaran maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI