Usir Kesedihannya, Ini 3 Tips Ajari si Kecil Berlapang Dada dari Kekalahan

Silfa Humairah Utami

Rabu, 10 Juli 2019 | 16:30 WIB
Usir Kesedihannya, Ini 3 Tips Ajari si Kecil Berlapang Dada dari Kekalahan
Ilustrasi ibu dan anak perempuannya. (Shutterstock)

Suara.com - Usir Kesedihannya, Ini 3 Tips Ajari si Kecil Berlapang Dada dari Kekalahan.

Kekalahan sekali-kali menyertai anak Anda saat berkompetisi atau bermain.

Anda mungkin melihat betapa gigih dan kompetitifnya si kecil. Sayangnya, tidak semua usaha yang mereka lakukan akan berbuah kemenangan. Agar kuat menghadapi segala pengalaman hidup, termasuk kekalahan, orangtua perlu mengajari anak menerima hal tersebut.

Lantas, apa yang harus dilakukan orangtua? Agar anak tak terus terpuruk dalam emosinya, Anda perlu melatih anak untuk bersikap lapang dada dalam menerima kekalahan. Ikuti tipsnya berikut ini dilansir Hello Sehat.

1. Tunjukkan rasa empati

Kekalahan membuat anak merasa sedih, marah, dan kecewa. Itu pasti dan normal terjadi. Itu sebabnya, Anda perlu menunjukkan rasa empati.

Berusahalah untuk turut merasakan kesedihan yang ia alami. Tujuannya, bukan untuk menambah rasa sedihnya, melainkan menjadi orang yang bisa dijadikan tempat bersandar.

Tunjukkan empati Anda lewat kata, tindakan, dan ekspresi. Dekati si kecil, kemudian beri dia pelukan atau usapan lembut di kepala atau pipi. Ungkapkan pula kalimat yang dapat membuat perasaannya menjadi lebih baik.

Anda juga perlu menjelaskan bahwa kegagalan bisa terjadi kepada siapa pun. Jadi, anak tidak perlu merasa berkecil hati dan harus lapang dada.

baca juga

Namun, jangan pula membiarkan anak terus bergantung pada Anda setiap kali ia berada di situasi yang sama. Anda harus memberi tahunya berbagai cara lain untuk mengatasi emosinya tersebut.

2. Jadikan diri Anda sebagai panutan

Orangtua menjadi panutan yang tepat untuk dapat mengajari buah hati Anda menerima kekalahan. Bagaimana caranya?

Misalnya, saat Anda membuat kue bersama anak. Anda mengharapkan hasilnya akan sempurna, enak, dan lezat. Sayangnya, kue Anda jauh dari ekspektasi.

Pada saat inilah Anda bisa mengajari anak untuk menunjukkan sikap lapang dada. Meskipun menunjukkan rasa kecewa, tegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi masalah.

Anda bisa berkata, “Yah, kurang enak kuenya. Tapi, nggak apa-apa, deh. Mama tetap senang karena bisa bikin kue sama kamu. Lain kali, kita bikin kue yang jauh lebih bagus dan enak, daripada ini, ya….”

Mencoba untuk mengekspresikan hal ini membantu si kecil keluar dari perasaan kecewa dan gagal. Sekaligus, mengajarkan anak untuk tidak menyerah dan menemukan solusi jika mereka menghadapi tantangan yang sama.

3. Beri mereka penghargaan atas usahanya

Cara terbaik untuk meredam kekecewaan anak atas kegagalannya adalah mengakui apa yang telah mereka lakukan. Entah itu memberi pujian, hadiah, atau apa pun yang bisa menyenangkan hatinya.

Selain itu, jangan lupa untuk memberikan mereka dukungan dan kata-kata yang menunjukkan bahwa Anda bangga atas apa yang telah mereka usahakan.

Perlukah bantuan terapis untuk menghadapi hal ini?

Mengajari anak untuk menerima kekalahan memang bukan hal yang mudah. Apalagi pada anak dengan kondisi tertentu, misalnya gangguan kecemasan, penyakit bipolar, dan lain-lain.

Bila Anda kesulitan, jangan ragu untuk konsultasi dengan terapis atau dokter. Mereka akan membantu anak agar berhasil menghadapi kekecewaan dan kegagalan yang mereka temui.

Jadi sedari dini anak diajari berlapang dada, dan tidak bersedih berlebihan menerima kekalahan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Orang Sulit Mengaku Kalah atau Salah? Psikolog Ungkap 3 Alasannya!

Kenapa Orang Sulit Mengaku Kalah atau Salah? Psikolog Ungkap 3 Alasannya!

Health | Kamis, 23 Mei 2019 | 19:50 WIB

Keok di Dua Laga Terakhir Secara Beruntun, Liverpool Kamu Sehat?

Keok di Dua Laga Terakhir Secara Beruntun, Liverpool Kamu Sehat?

Bola | Selasa, 08 Januari 2019 | 08:20 WIB

Paling Tidak Suka Kalah, Inilah 3 Zodiak Kompetitif

Paling Tidak Suka Kalah, Inilah 3 Zodiak Kompetitif

Lifestyle | Rabu, 05 September 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×