Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Kemenkes Ingatkan Risiko Jika Tidak Cegah

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 22 Juli 2019 | 18:00 WIB
Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Kemenkes Ingatkan Risiko Jika Tidak Cegah
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Kemenkes Ingatkan Risiko Jika Tidak Cegah.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1 dari 10 penduduk Indonesia mengidap penyakit Hepatitis B. Parahnya, 1 dari 4 pengidap hepatitis A dinyatakan meninggal dunia karena masalah kanker atau gagal hati.

Hepatitis B sendiri merupakan infeksi hati serius yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin.

"Virus hepatitis B lebih menginfeksi 100 kali daripada HIV. Karena saat terkena sinar matahari (virus hepatitis B) tidak langsung mati," kata Direktur Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, Wiendra Waworuntu, saat acara temu media persiapan Hari Hepatitis Sedunia di Gedung Kemenkes RI, Senin, (22/7/2019).

Saat ini, kasus penularan hepatitis B lebih banyak terjadi secara vertikal, atau penularan ibu ke anak (90-95 persen). Sisanya melalui penularan lain seperti transfusi darah dan organ yang tidak terskrining, kontak dengan darah, hubungan seksual yang tidak aman, dan penggunaan jarum yang tidak aman.

"Prioritas kegiatan kita adalah deteksi dini hepatitis B pada ibu hamil. Penyakit ini ada vaksinnya. Tapi kalau tidak maksimal dan ibu menderita, anaknya akan tertular. Itu yang harus kita intervensi," lanjut Wiendra.

Pada 2018 lalu, pemerintah mencanangkan pemeriksaan hepatitis B pada sekitar 1.643.204 ibu hamil. Hasilnya, 1.88 persen ibu hamil reaktif dengan 15 ribu lebih anak yang lahir dari ibu reaktif telah diberi imunisasi sebagai perlindungan spesifik.

"Jika tidak dibiarkan, akan ada 120 ribu anak yang menderita hepatitis B dengan 95 persen diatanranya akan mengalami hepatitis kronis 30 tahun ke depan. Jika diabaikan, 1 kasus sirosis membutuhkan biaya 1 milyar dan 1 kanker hati butuh 5 milyar. Berapa kerugian ekonominya?"

Wiendra juga menghimbau agar ibu positif hepatitis B untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan. "Karena saat lahir itu yang menyebabkan penularan, ada kontak darah pada waktu kelahiran."

baca juga

Acara peringatan Hari Hepatitis Sedunia sendiri akan dilaksanakan Kemenkes di Bali pada 30 Juli 2019 mendatang dengan tema "Eliminasi Hepatitis, Selamatkan Generasi Bangsa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenita Arie Bocorkan Rahasianya Mencegah Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Fenita Arie Bocorkan Rahasianya Mencegah Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:00 WIB

Cegah Penyakit Tidak Menular, Kemenkes Naikkan Pajak Makanan Tak Sehat?

Cegah Penyakit Tidak Menular, Kemenkes Naikkan Pajak Makanan Tak Sehat?

Health | Senin, 15 Juli 2019 | 20:07 WIB

Jangan Cemas, Kemenkes Sebut Hepatitis A Bisa Sembuh dengan Istirahat

Jangan Cemas, Kemenkes Sebut Hepatitis A Bisa Sembuh dengan Istirahat

Health | Minggu, 14 Juli 2019 | 17:30 WIB

Terkini

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

×