Dijilat Anjing, Tangan Wanita Ini Terinfeksi dan Harus Amputasi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:55 WIB
Dijilat Anjing, Tangan Wanita Ini Terinfeksi dan Harus Amputasi
Ilustrasi anjing peliharaan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Ohio mulanya merasa seperti terkena flu. Ia hanya berbaring di sofa. Namun 10 hari kemudian, ia mengalami kenyataan menyedihkan. Sebagian kedua tangannya harus diamputasi!

Padahal dokter sudah berusaha untuk menyelamatkan hidupnya dengan menghilangkan banyak gumpalan di lengan dan kakinya. Gumpalan ini ternyata menyebabkan gangren atau kematian jaringan.

Sayangnya, telah banyak jaringan yang mati sehingga tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan tes darah dan kultur menunjukkan wanita tersebut terinfeksi bakteri Capnocytophaga. Bakteri ini diyakini ditularkan oleh anjing peliharaannya saat menjilat luka di lengannya, melansir Fox 8 via INSIDER.

Infeksi Capnocytophaga yang serius sebenarnya jarang terjadi pada manusia. Bakteri itu sendiri umum pada kucing dan anjing yang sehat.

Sebanyak 74% anjing memiliki bakteri di mulutnya dan tidak pernah sakit sendiri. Kucing juga merupakan inang bagi Capnocytophaga meskipun mereka cenderung sedikit menular ke manusia.

Ilustrasi bayi dan seekor anjing. [Shutterstock]
Ilustrasi bayi dan seekor anjing. [Shutterstock]

Sebagian besar orang yang berinteraksi dengan hewan peliharaan tidak akan sakit.

Namun, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, orang lanjut usia, dan orang yang digigit hewan mungkin berisiko.

Spesialis penyakit menular, Dr. Thomas Butler, mengatakan bakteri Capnocytophaga dapat menyebar ketika air liur bersentuhan dengan luka terbuka, di mana pun terdapat luka di kulit, atau selaput lendir seperti mata, hidung, atau mulut.

baca juga
(Shutterstock)
Ilustrasi anak anjing. (Shutterstock)

Gejala dari infeksi bakteri tersebut adalah terdapat lepuhan, demam, kebingungan, muntah, nyeri otot dan persendian dapat muncul pada hari pertama hingga 14 hari setelah terpapar bakteri, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Inilah sebabnya mengapa jilatan dari teman berbulu favorit Anda, terutama di wajah, bisa menjadi masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Keseringan Mencoba Tester Lipstik Bisa Bahayakan Diri

Awas! Keseringan Mencoba Tester Lipstik Bisa Bahayakan Diri

Lifestyle | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:25 WIB

Handuk Juga Punya 'Masa Kedaluwarsa'! Cuci Sebelum Jadi Sarang Penyakit!

Handuk Juga Punya 'Masa Kedaluwarsa'! Cuci Sebelum Jadi Sarang Penyakit!

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 16:10 WIB

Disney Rilis Koleksi Baju Couple untuk Anjing Kesayangan

Disney Rilis Koleksi Baju Couple untuk Anjing Kesayangan

Lifestyle | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×