Polusi Udara Kian Parah, Ini Saran Dokter untuk Ibu Hamil di Jakarta

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 12:00 WIB
Polusi Udara Kian Parah, Ini Saran Dokter untuk Ibu Hamil di Jakarta
Polusi Udara Kian Parah, Ini Saran Dokter untuk Ibu Hamil di Jakarta. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Kondisi polusi udara di sebagian wilayah Indonesia, khususnya Jakarta, dinilai semakin parah. Sehingga sangat mengancam kesehatan pernapasan, terlebih bagi ibu hamil yang sebagian besar waktunya dihabiskan di Jakarta.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), sekitar 90 persen penduduk dunia menghirup udara yang buruk. Hal itu menyebabkan terjadinya 7 juta kematian dan gangguan kesehatan pernapasan yang dapat memengaruhi penurunan fungsi paru.

"Sehingga kondisi udara yang buruk jelas sangat rentan terhadap anak-anak, balita, dan bayi, serta ibu hamil. Itulah mengapa bagi ibu hamil yang bekerja atau berdomisili di Jakarta perlu melindungi saluran pernapasannya agar tidak merusak kesehatan janin," ujar Dr. dr. Erlina Burhan Sp.P (k), Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia-Jakarta, dalam acara bertema 'Jangan Takut Bernapas' yang diselenggerakan Dompet Dhuafa, beru-baru ini di Jakarta.

Sebagai langkah mudah yang paling sederhana bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk menjaga pernapasannya ialah dengan memakai respirator atau masker. Sebab, udara buruk sudah tidak dapat dihindari karena ibu hamil tetap harus bekerja di ibu kota.

"Polusinya sudah ada, orangnya perlu bekerja. Untuk bumil harus pakai respirator atau masker untuk melindungi saluran napas. Ideal pakai masker untuk pabrik, tapi itu sulit dipakai beraktivitas. Pilihan lainnya bisa memakai masker N95, ini biasanya dipakai di rumah sakit untuk menyaring kuman," sambungnya.

Akan tetapi, masker N95 juga belum pas untuk menyaring partikel polusi udara di Jakarta yang ukurannya kecil-kecil. Lebih berbahaya lagi kalau maskernya basah. Maka mungkin lebih baik memakai masker kain.

"Berdasarkan penelitian di luar negeri, masker kain lebih disarankan karena bisa dicuci agar tidak menimbun sampah. Ya, walau belum ditemukan masker yang pas, maka pakai masker biasa dulu. Karena aktivitas tetap harus berjalan, ibu hamil sulit berhenti kerja. Lebih baik harus dihindari. Masuknya ke pencehagan sekunder," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga: Memang Polusi Udara Jakarta Naik, Masuk Kategori Tidak Sehat

Sandiaga: Memang Polusi Udara Jakarta Naik, Masuk Kategori Tidak Sehat

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 16:41 WIB

Polusi Jakarta: Benarkah Tanaman Bisa Bersihkan Udara?

Polusi Jakarta: Benarkah Tanaman Bisa Bersihkan Udara?

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 15:25 WIB

Orang Ini Dicela Habis-Habisan karena Kritik Polusi Jakarta, Ini Sebabnya

Orang Ini Dicela Habis-Habisan karena Kritik Polusi Jakarta, Ini Sebabnya

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:41 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×