5 Fakta Rosacea, Penyakit Kulit Ruam Kemerahan yang Tak Bisa Sembuh

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:13 WIB
5 Fakta Rosacea, Penyakit Kulit Ruam Kemerahan yang Tak Bisa Sembuh
5 Fakta Penyakit Rosacea, yang Bikin Kulit Jadi Ruam Kemerahan [hellomagazine]

Suara.com - 5 Fakta Penyakit Rosacea, yang Bikin Kulit Jadi Ruam Kemerahan 

Jangan anggap remeh ruam kemerahan pada kulit yang berlangsung terus menerus. Karena bisa jadi, kemerahan tersebut adalah tanda dari Rosacea.

Lantas, apa sih Rosacea itu? Ini merupakan salah satu penyakit kulit yang ditandai dengan peradangan berupa ruam kemerahan pada wajah yang biasa tampak di area hidung, dagu, pipi dan dahi. 

Seiring berjalannya waktu, kulit akan semakin merah dan pembuluh darah akan semakin terlihat jelas. Terkadang, juga muncul benjolan kecil, merah, dan berisi nanah. 

Dilansir dari Hello Magazine, perempuan bernama Rose Gallagher yang juga dikenal sebagai pembawa podcast Beauty From The Heart, berbagi pengalamannya berjuang dengan penyakit ruam kemerahan tersebut dan menjelaskan seluk beluk yang mungkin belum banyak orang yang mengenai penyakit ini.

"Selama bertahun-tahun saya menganggap ruam kemerahan di kulit saya sebagai sinar kemerahan alami dan saya cukup terkejut saat didiagnosis bukan hanya satu tapi dua jenis rosacea tahun ini. Berbekal informasi yang saya dapat, saya bisa mengurangi gejala dan membantu kulit saya terlihat sedikit kurang teriritasi setiap hari," kata perempuan yang juga dikenal melalui akun Instagram @mixedgemsbeauty ini.

Berikut adalah beberapa hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Rosacea.

1. Ketahui apa yang sedang Anda hadapi

Rosacea adalah kondisi kulit ruam kemerahan yang menurut British Skin Foundation, mempengaruhi 1 dari 10 orang di Inggris. Ada beberapa jenis rosacea, dan Anda bisa memiliki satu atau beberapa di antaranya sekaligus. 

baca juga

Secara garis besar, ada empat subtipe rosacea, apa saja itu?

  • Erythematotelangiectatic, wajah ruam kemerahan dengan pembuluh darah yang terlihat jelas.
  • Papulopustular, saat selesai kemerahan akan muncul benjolan seperti jerawat berisi nanah
  • Phymatous, kulit menebal dan diangkat menjadi bergelombang
  • Okuler, mata merah, iritasi, dan membuat kelopaknya menjadi bengkak

"Secara pribadi, saya memiliki dua jenis satu yang menampilkan tingkat ruam kemerahan bebas tekstur setiap saat, dan kadang-kadang menebal menjadi ruam bergelombang," ujarnya.

2. Beberapa produk lebih baik digunakan daripada yang lain

Sekarang Anda tahu bahwa Anda memiliki rosacea, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengobatinya? Rose menyarankan, ketika datang ke perawatan kulit, pilihlah solusi yang sederhana, dan juga bebas pewangi.

Langkah penting lain untuk semua orang, terutama mereka yang menderita rosacea, adalah memakai SPF tinggi setiap hari, meski kondisi hari itu cerah atau mendung. 

"Kulit Anda terkena semua jenis radiasi matahari setiap saat. Panas dan sinar matahari akan memperburuk ruam kemerahan, jadi oleskan dengan bebas setiap pagi," ujarnya.

3. Perubahan perilaku sama bermanfaatnya dengan produk kecantikan

Perubahan perilaku yang paling sederhana dapat membuat Anda mengelola ruam kemerahan Anda. Mengurangi suhu saat mandi akan berdampak langsung pada panas dan ruam kemerahan di kulit Anda. 

Untuk menghapus make up, sebaiknya gunakan dengan bahan dasar yang berbasis cream, karena jika Anda menggunakan penghapus wajah yang penuh dengan alkohol, ini akan mengganggu kulit Anda.

4. Mengidentifikasi pemicu akan sangat membantu Anda

"Pantau gejala ruam kemerahan di samping kebiasaan Anda - misalnya memperhatikan setiap kali Anda makan makanan pedas - Anda akan dapat membuat perubahan dan mengelola penyakit Anda. Saya secara pribadi tahu bahwa hal-hal seperti anggur merah dan makanan manis akan membuat ruam kemerahan saya kambuh," ujar dia.

Namun, Rose berpikir dua kali untuk memilih pilihan tersebut saat makan malam sebelum acara khusus, atau ketika dia ingin kulitnya lebih baik.

5. Anda tidak dapat menyingkirkan rosacea secara permanen, tetapi dapat secara signifikan mengurangi tampilannya

ruam kemerahan ini memang tidak bisa disembuhkan. Namun, penyakit ini juga tidak menular. Perawatan yang tepat membantu mengendalikan dan mengurangi tanda juga gejalanya.

"Salah satu hal yang saya pikir penting untuk dilakukan dengan rosacea adalah menerimanya. Sedikit kemerahan di kulit saya tidak mengubah apapun dan merasa tetap cantik mengenai diri saya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memutihkan dan Mengencangkan Kulit Wajah, Cuma Pakai Telur ala Ria Ricis

Memutihkan dan Mengencangkan Kulit Wajah, Cuma Pakai Telur ala Ria Ricis

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!

Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!

Health | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 10:04 WIB

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:50 WIB

Terkini

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB