Viral Protes Pelayanan di UGD, Kenali Sistem Triase Gawat Darurat Medis

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 04 September 2019 | 11:19 WIB
Viral Protes Pelayanan di UGD, Kenali Sistem Triase Gawat Darurat Medis
Ilustrasi dokter dan pasien. (Shutterstock)

Suara.com - Postingan seorang lelaki bernama Dion Mulya menjadi viral di akun Twitter miliknya @DionMulya, setelah ia menceritakan kekecewaannya dengan pelayanan salah satu rumah sakit di bilangan Tangerang.

Saat itu, lelaki yang memiliki follower hingga 26 ribu di Twitter ini mengungkapkan jika dirinya harus pergi ke Unit Gawat Darurat (UGD) bagian pasien BPJS rumah sakit tersebut untuk memeriksakan kondisi tangannya, setelah digigit oleh kucing kampung.

"Jadi begini, tadi gue ke Siloam Karawaci buat cek tangan gue yang nyut-nyutan banget setelah digigit kucing kampung karena gue misahin mereka berantem :)" tulis Dion dalam postingannya.

Dalam beberapa foto yang ia unggah, lelaki yang juga dikenal sebagai seorang influencer ini bercerita lebih lanjut, saat ia memasuki UGD, dirinya hanya dipersilahkan untuk mengukur tensi, tanpa ada meja untuk menopang tangannya.

Dion juga bercerita, tanpa diperiksa lebih lanjut oleh dokter, perawat langsung menyarankan dirinya untuk melakukan suntik vaksin rabies. Dia juga tidak dipersilahkan masuk ke dalam ruangan. Semua itu terjadi dalam meja pendaftaran.

"Gue masih diam aja. Sampe momen di saat ada petugas atau dokter gue ga tau, dia ngomong kalo gue harus beli sendiri obatnya ke bagian farmasi depan, lalu bawa lagi obatnya ke UGD buat disuntik," lanjut tulisannya.

"Gue langsung agak protes. Lah kok malah pasien yang harus ambil obat farmasi yang beda gedung, lalu balik lagi buat disuntikin? Gue masih protes dengan senyum, masa pasien sih yang harus beli? Kan saya lagi nyut-nyutan tangan," lanjut dia.

Petugas tersebut, kata Dion, justru mengatakan agar dirinya meminta sang ibu yang ikut bersamanya untuk membeli obat tersebut ke farmasi. Dia pun tak terima dan mengatakan bahwa hal tersebut tak pantas.

Terkait postingannya ini, banyak warganet menanggapi. Tak sedikit yang pro, namun ada juga yang menyanggah pernyataan Dion terkait sistem penanganan pasien di UGD yang memang berbeda dengan sistem penanganan klinik.

baca juga

Salah satunya adalah akun Twitter @mhsnax. Lelaki yang diketahui sedang menjalani program internship dokter Indonesia di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut menjelaskan mengenai sistem triase gawat darurat medis di UGD.

"Kalo IGD ada sistem triase, prioritas penanganan pasien sesuai dengan tingkat kegawatdaruratannya. Biasanya diurutkan menjadi kategori merah, kuning, hijau dan hitam," tulis dia.

Dia melanjutkan, "Kalau memang IGD lagi rame, pasien kategori hijau pasti akan ditunda penanganannya, apalagi kalau pasien lainnya banyak yang kategori merah atau kuning. Jadi mohon bersabar."

Penjelasan sistem triase di UGD. (Twitter)
Penjelasan sistem triase di UGD. (Twitter)

Lantas, apa sih sistem triase gawat darurat medis ini? Dilansir dari Hello Sehat, dalam prosedur di dunia kedokteran, dokter dan tim medis memang diharuskan untuk mendahulukan pasien yang kondisinya lebih gawat daripada Anda. Ini adalah prosedur yang wajar di dunia kedokteran karena setiap UGD pasti menganut sistem triase gawat darurat medis.

Konsep ini membagi pasien menjadi tiga kategori, yaitu immediate, urgent, dan non-urgent. Selanjutnya, sistem ini juga akan memilih pasien berdasarkan kondisi pasien saat masuk ruang perawatan dan memberikan kode warna untuk pasien, mulai dari merah, kuning, hijau, putih, dan hitam. Apa arti dari warna-warna ini?

1. Merah: Kode warna merah diberikan kepada pasien yang jika tidak diberikan penanganan dengan cepat maka pasien pasti akan meninggal, dengan syarat pasien tersebut masih memiliki kemungkinan untuk dapat hidup. Contohnya seperti pasien dengan gangguan pernapasan, trauma kepala dengan ukuran pupil mata yang tidak sama, dan perdarahan hebat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngenes! 6 Tahun Pacaran, Lelaki Ini Menangis Ditinggal Nikah

Ngenes! 6 Tahun Pacaran, Lelaki Ini Menangis Ditinggal Nikah

Tekno | Rabu, 04 September 2019 | 11:10 WIB

Naik Motor Sambil Gendong Ular, Pemotor Ini Bikin Pengguna Jalan Resah

Naik Motor Sambil Gendong Ular, Pemotor Ini Bikin Pengguna Jalan Resah

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 10:55 WIB

Terekam CCTV, Aksi Wanita Misterius Gores Mobil di Parkiran

Terekam CCTV, Aksi Wanita Misterius Gores Mobil di Parkiran

News | Rabu, 04 September 2019 | 10:09 WIB

Terkini

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×