Bebas Nyeri Haid Selamanya, Coba Lakukan Pola Makan Ini

Vania Rossa

Kamis, 19 September 2019 | 10:56 WIB
Bebas Nyeri Haid Selamanya, Coba Lakukan Pola Makan Ini
Ilustrasi nyeri haid. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Bagi yang kerap mengalami, nyeri haid memang tak enak. Meski begitu, bukan berarti nyeri haid tak bisa diatasi.

Salah satu kunci paling penting untuk menghentikan nyeri haid adalah perubahan gaya hidup, termasuk mengubah pola makan.

Tapi, pola makan seperti apa? Coba lakukan pola makan berikut, seperti dilansir dari Health Cleveland Clinic.

1. Batasi garam
Salah satu gejala PMS adalah perut kembung dan payudara bengkak. Selain disebabkan oleh masalah hormon, ini juga bisa dipicu oleh konsumsi garam berlebihan.

Garam sendiri sudah lama diketahui dapat menahan cairan di dalam tubuh, sehingga membatasi asupannya dapat anjuran terbaik untuk mencegah masalah kembung dan rasa tak nyaman lainnya saat haid. Jadi, hindari makanan cepat saji atau makanan olahan, karena makanan ini umumnya sangat tinggi garam dan gula.

2. Perbanyak buah dan sayuran
Seminggu menjelang haid, konsumsilah lebih banyak buah dn sayuran. Sayuran seperti kangkung dan bayam kaya akan zat besi dan vitamin B, yang dapat membantu menangkal kelelahan. Buah seperti pisang kaya akan kalium yang dapat menangkal pegal dan kram perut saat haid.

3. Minum banyak air
Jangan takut jadi kembung gara-gara kebanyakan minum air. Justru, air akan membantu melancarkan peredaran darah sehingga membuat tubuh kamu lebih segar meski sedang haid. Air juga akan membantu kerja pencernaan sehingga mencegah perut kembung.

Ilustrasi buah dan sayuran yang dapat Anda nyaman selama haid. (Shutterstock)

4. Konsumsi lebih banyak kalsium
Susu, ikan, teri, brokoli, keju, dan lainnya, adalah makanan kaya kalsium yang wajib diperbanyak saat menjelang haid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan lebih banyak kalsium, dapat mengurangi berbagai gejala PMS.

5. Suplementasi vitamin D
Suplemen vitamin D dapat membantu mengurangi gejala PMS, seperti pegal, payudara bengkak, perut kembung, dan kram.

baca juga

6. Konsumsi karbohidrat kompleks
Untuk sementara, coba ganti nasi putih kamu dengan nasi merah atau ubi. Karbohidrat kompleks kaya akan serat yang akan memasuki aliran darah secara bertahap, dan tidak menyebabkan peningkatan kadar insulin yang mendadak. Ini penting untuk membantu menstabilkan suasana hati. Ingat, mood swing juga salah satu gejala PMS yang mengenakkan, lho.

7. Makanan kaya zat besi
Perempuan berisiko mengalami anemia karena mengalami haid setiap bulan, di mana sejumlah darah keluar beserta dengan zat besi yang terkandung di dalamnya. Itu sebabnya, kamu perlu meningkatkan asupan zat besi sebelum dan selama haid untuk mengganti kehilangan darah yang dialami setiap bulan. Pilih potongan daging tanpa lemak, sayur bayam, brokoli, atau buah bit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui 5 Jenis Kelelahan dan Cara Mengatasinya, Apa Saja?

Ketahui 5 Jenis Kelelahan dan Cara Mengatasinya, Apa Saja?

Health | Rabu, 18 September 2019 | 13:55 WIB

Sering Nyeri Perut Saat Menstruasi? Coba Posisi Tidur Seperti ini

Sering Nyeri Perut Saat Menstruasi? Coba Posisi Tidur Seperti ini

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:55 WIB

Keamanan Pangan Langkah Pertama Menuju Pola Makan Sehat

Keamanan Pangan Langkah Pertama Menuju Pola Makan Sehat

Health | Senin, 05 Agustus 2019 | 22:42 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×