Hati-hati Travel Umrah Nakal, Beri Sertifikat Vaksin Palsu

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 30 September 2019 | 18:30 WIB
Hati-hati Travel Umrah Nakal, Beri Sertifikat Vaksin Palsu
Travel Umrah Nakal, Beri Sertifikat Vaksin Palsu. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Kantor Kesehatan Pelabuhan beserta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau agar warga Indonesia yang hendak menjalankan ibadah umrah untuk berhati-hati memilih travel perjalanan.

Pasalnya, beberapa travel kedapatan mengeluarkan ICV atau Certificate of Vaccination untuk penyakit Meningitis Meningokokus yang palsu.

"Ada travel nakal dan tidak melakukan imunisasi pada calon jemaah tapi memalsukan kartu ICV. Calon jamaah bisa jadi korban yang tidak tahu itu palsu," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, di Gedung Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Senin, (30/9/2019).

Selama 2019, KKP Soekarno-Hatta dan Surabaya telah menemukan 257 ICV palsu yang dikeluarkan oleh tujuh travel umrah asal Jakarta dan delapan travel umrah asal Surabaya.

Hanya saja, pihak KKP dan Kemenkes belum bersedia memaparkan nama-nama agen perjalanan karena masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Travel Umrah Nakal, Beri Sertifikat Vaksin Palsu. (Suara.com/Risna Halidi)
Travel Umrah Nakal, Beri Sertifikat Vaksin Palsu. (Suara.com/Risna Halidi)

Menurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Anas Ma'ruf, kejadian ICV palsu merupakan modus berulang yang kerap terjadi.

Dua alasan utama yang menyebabkan munculnya kasus ICV palsu adalah karena adanya perang harga antar agen perjalanan ibadah.

Misalnya, biaya vaksin Meningitis dan mendapatkan ICV adalah sebesar Rp 300 ribu, sementara untuk mendapatkan ICV palsu hanya membutuhkan biaya setengahnya.

Selain perang harga, akses vaksin yang cukup jauh juga menjadi alasan lain meski sudah ada 360 lebih fasilitas kesehatan yang dapat memberikan pelayanan vaksinasi Meningitis.

baca juga

"Setiap tahun, 500 ribu jemaah umrah berangkat dari Bandara Soetta dan itu selalu kami pantau keabsahan tentang vaksinasi jemaah kita," kata Anas Ma'ruf.

Lain di Jakarta, lain juga di Surabaya. Pada 2019, terdapat 198 ICV palsu yang dikeluarkan oleh agen perjalanan yang berafiliasi dengan agent perjalanan yang mengeluarkan ICV palsu di Jakarta.

"Di Surabaya, kami melakukan tindakan memberikan sanksi kepada calon jemaah umroh yang belum disuntik, dengan disuntilk di tempat (Bandara). Agen travel yang melakukan pemalsuan juga diproses PPNS dan Korwas Polda Jatim karena memalsukan dokumen negara," tambah Kepala Kantor KKP Kelas I Surabaya, M. Budi Hidayat.

Untuk dapat membedakan ICV asli dan palsu, pihak otoritas biasanya dapat membedakan lewat keabsahan nomor batch vaksin pada ICV, tanda tangan otoritas, serta kertas yang berbeda pada ICV asli yang menggunakan kertas khusus security printing.

Hingga kini, sudah ada lima kasus pemalsuan ICV yang telah diseret ke jalur hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jemaah Haji dan Umrah Ingin Vaksin Meningitis, RS Azra Siap Melayani

Jemaah Haji dan Umrah Ingin Vaksin Meningitis, RS Azra Siap Melayani

Press Release | Senin, 01 Juli 2019 | 15:55 WIB

Paket Perjalanan Haji dan Umrah Backpacker Kian Dilirik Milenial

Paket Perjalanan Haji dan Umrah Backpacker Kian Dilirik Milenial

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2019 | 10:54 WIB

Pengalaman Baru, 4 Seleb Ini Jalani Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Pengalaman Baru, 4 Seleb Ini Jalani Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Entertainment | Kamis, 16 Mei 2019 | 08:28 WIB

Terkini

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

×