KPAI Minta Pelajar Ikut Demo Tak Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 01 Oktober 2019 | 08:15 WIB
KPAI Minta Pelajar Ikut Demo Tak Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya
Ratusan pelajar asal Depok ditahan di mapolda yang akan beraksi di Gedung DPR. [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - KPAI Minta Pelajar Ikut Demo Tak Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya

Buntut demonstrasi yang dilakukan pelajar tingkat sekolah menengah atas berujung panjang. Bahkan menurut kabar, dua anak SMA asal Purworejo mendapatkan sanki pengeluaran dari pihak sekolah.

Hal ini sangat disesalkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menurut KPAI, mengeluarkan anak dari sekolah bukanlah sanksi yang tepat.

"Ya ada di Purworejo 2 orang. KPAI akan tindaklanjuti dengan pengawasan dan rapat koordinasi dengan Disdik, sekolah dan dewan pendidikan setempat," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti melalui pesan WhatsApp kepada media, Senin, (30/09/2019).

Lebih lanjut, Retno mengatakan bahwa hak atas pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi negara untuk anak dalam keadaan apapun.

"Anak bisa salah dan harus diberi kesempatan memperbaiki diri. Memberikan sanksi mengeluarkan dari sekolah berpotensi anak kehilangan hak atas pendidikan karena sekolah lain kemungkinan juga menolak anak tersebut," tambah Retno.

Retno khawatir kelanjutan pendidikan anak tersebut bisa berhenti. Apalagi menurutnya, masa depan anak-anak tersebut masih panjang.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti. (suara.com/Ria Rizki)
Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti. (suara.com/Ria Rizki)

"Jadi harus diberi kesempatan memperbaiki, sekolah tidak boleh mengeluarkan anak yang ikut aksi demo," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan anak tingkat sekolah menengah atas di berbagai daerah menyerbu gedung-gedung instansi pemerintah untuk melakukan aksi demonstrasi pada Rabu, (25/9) lalu.

baca juga

Akibatnya, ratusan anak digelandang ke kantor polisi dengan tuduhan membuat keonaran sampai melakukan tindak kekerasan kepada aparat.

KPAI kemudiam mendapat banyak aduan mengenai demonstran anak yang terancam dikeluarkan oleh pihak sekolah. Hanya saja, KPAI mengaku masih memperdalam dan melakukan verifikasi apakah laporan tersebut valid atau hanya sekadar isu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Polisi Keluarkan Pistol ke Pelajar di KRL, Ini Penjelasan PT KCI

Viral Polisi Keluarkan Pistol ke Pelajar di KRL, Ini Penjelasan PT KCI

Jabar | Senin, 30 September 2019 | 20:22 WIB

5 Berita Kesehatan: Marak Demo Pelajar Hingga Sertifikat Vaksin Palsu

5 Berita Kesehatan: Marak Demo Pelajar Hingga Sertifikat Vaksin Palsu

Health | Senin, 30 September 2019 | 20:21 WIB

Aksi Pelajar  STM Ikut Demo 30 September

Aksi Pelajar STM Ikut Demo 30 September

Video | Senin, 30 September 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×