Cara Alami Atasi Gangguan Kecemasan, Konsumsi 5 Jenis Buah Segar Ini!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:55 WIB
Cara Alami Atasi Gangguan Kecemasan, Konsumsi 5 Jenis Buah Segar Ini!
Ilustrasi buah-buahan segar. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak jenis gangguan mental yang bisa diderita siapa pun, salah satunya gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan adalah istilah yang mencakup beberapa bentuk ketakutan dan kecemasan patologis serta abnormal.

Gangguan kecemasan dibagi menjadi kecemasan umum, fobia, dan gangguan kepanikan. Setiap jenis gangguan kecemasan pun memiliki karakteristik dan gejala berbeda yang membutuhkan perawatan lain-lain.

Menurut Institut Kesehatan Mental Nasional, dilansir dari plantshospital.com, gangguan kecemasan ini lebih berisiko dua kali lipat pada wanita daripada pria.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menurunkan gejala gangguan kecemasan, seperti bernapas dalam-dalam hingga olahraga. Tetapi juga ada 5 jenis buah-buahan yang bermanfaat menurunkan gejala gangguan kecemasan.

Ilustrasi kesehatan jiwa, kesehatan mental (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan jiwa, kesehatan mental (Shutterstock)

1. Pisang

Selain baik untuk kesehatan reproduksi, pisang juga bermanfaat memberikan glukosa dan serat alami secara bertahap yang dikeluarkan ke dalam sistem peredaran darah.

Pisang juga diperkaya dengan tryptophan amino korosif yang membuat tubuh memproduksi serotonin, yang bisa meningkatkan suasana hati.

2. Ceri

Ceri memiliki antioksidan kuat seperti quercetin yang bisa meningkatkan perasaan damai dan tenang. Dengan begitu, makan lebih banyak ceri bisa mengurangi gejala gangguan kecemasan dan depresi.

baca juga

Beberapa ahli gizi juga telah menyarankan makan buah ceri setidaknya 5 porsi sehari bisa meningkatkan mood dan kebahagiaan.

3. Kiwi

Beberapa penelitian telah menunjukkan kombinasi vitamin C dan E serta folat dalam buah kiwi dapat mengurangi stres oksidatif yang memicu peradangan kronis.

Selain itu, kandungan di dalam buah kiwi juga mempromosikan generasi serotonin, neurotransmitter yang terkait dengan kesejahteraan dan kebahagiaan.

Buah alpukat. (Shutterstock)
Buah alpukat. (Shutterstock)

4. Alpukat

Buah alpukat memiliki banyak nutrisi dengan vitamin B6 dan magnesium yang bisa membantu produksi serotonin di otak. Sehingga konsumsi alpukat sangat baik bagi penderita gangguan kecemasan.

5. Ubi jalar dan wortel

Ubi jalar dan wortel adalah sumber serat dan karbohidrat yang cukup baik untuk memproduksi serotonin. Selain itu, dua bahan alami ini juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tekanan darah serta jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Aplikasi Kencan Bisa Picu Gangguan Mental? ini Penjelasannya!

Benarkah Aplikasi Kencan Bisa Picu Gangguan Mental? ini Penjelasannya!

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:37 WIB

Pria Ini Dadanya Membesar Setelah Alami Efek Samping Obat Risperdal

Pria Ini Dadanya Membesar Setelah Alami Efek Samping Obat Risperdal

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:50 WIB

Jangan Diabaikan, Ini Tanda-Tanda Orang Terdekat Anda Sedang Depresi!

Jangan Diabaikan, Ini Tanda-Tanda Orang Terdekat Anda Sedang Depresi!

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 11:32 WIB

Joker Berhenti Minum Obat meski Alami Gangguan Mental, Apa Efeknya?

Joker Berhenti Minum Obat meski Alami Gangguan Mental, Apa Efeknya?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:15 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×