Makna Kemeja Putih dalam Proses Pemilihan Menteri, Apa Kata Psikolog?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:37 WIB
Makna Kemeja Putih dalam Proses Pemilihan Menteri, Apa Kata Psikolog?
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Jokowi sudah resmi mengumumkan jajaran menteri yang akan membantunya menjalankan pemerintahan periode 2019-2024.

Nama-nama yang sebelumnya datang ke Istana Kepresidenan sejak Senin (21/10) hingga Selasa (22/10) akhirnya resmi ditunjuk sebagai menteri di posisinya masing-masing.

Berbeda dengan tahun 2014 di mana para menteri yang diumumkan menggunakan kemeja putih, kali ini para menteri menggunakan setelan batik dengan berbagai motif.

Menariknya, kemeja putih justru digunakan saat proses pemilihan calon menteri. Jika dilihat dari ilmu psikologi, apa ya maksud penggunaan kemeja putih ini?

Psikolog dari Personal Growth Veronica Adesla mengatakan, di Indonesi pemaknaan warna putih cukup beragam, mulai dari lambang bendera negara hingga sifat kesederhanaan.

"Bisa jadi memiliki kaitan dengan pemaknaan bendera merah putih Indonesia, putih tulangku dan merah darahku. Putih di sini bisa diartikan sebagai lambang kuat," tuturnya saat dihubungi Suara.com.

"Namun di samping itu, putih juga bisa diartikan sebagai simbol kesederhanaan dan bersih," tambahnya lagi.

Sifat dasar warna putih sendiri merupakan warna yang memantulkan cahaya. Maka ketika pakaian warna putih dipakai di siang hari yang terik, cukup membuat yang memakai lebih nyaman, karena bisa mengurangi panas yang menyentuh tubuh.

Pendiri Gojek Nadiem Makarim di Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)
Pendiri Gojek Nadiem Makarim di Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019) menggunakan kemeja putih. (Suara.com/Ummi Saleh)

Veronica juga menyebut biasanya orang yang sehari-hari lebih banyak beraktivitas di luar akan lebih senang mengenakan pakaian berwarna terang, dan putih bisa menjadi salah satu pilihan warna yang digunakan.

baca juga

Meski begitu, pemaknaan warna putih juga bisa diartikan berbeda tergantung tren yang sedang terjadi di masyarakat. Pada Presiden Jokowi yang gemar menggunakan kemeja putih misalnya, penggunaan warna yang sama oleh calon menteri bisa menunjukan dukungan.

"Maka warna putih dapat juga menjadi tren dipakai untuk menunjukan dukungan, kebersamaan, atau untuk menampilkan citra diri (image) yang sama dengan orang tersebut," tutup Veronica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lengkap Susunan Kabinet 2019-2024, Ini Mobil Para Menteri

Daftar Lengkap Susunan Kabinet 2019-2024, Ini Mobil Para Menteri

Otomotif | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:22 WIB

Jokowi Sebut Prabowo Paham Betul Tugas Menhan

Jokowi Sebut Prabowo Paham Betul Tugas Menhan

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:12 WIB

Jokowi Minta Menteri Harus ke Lapangan Cek Masalah dan Temukan Solusi

Jokowi Minta Menteri Harus ke Lapangan Cek Masalah dan Temukan Solusi

Bisnis | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:11 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×