Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?
Perempuan dan sinar matahari. (Shutterstock)

Terkena sinar matahari di pagi hari dapat membantu Anda merasa lebih waspada.

Suara.com - Paparan sinar matahari saat pagi hari atau setidaknya sebelum pukul 9 pagi memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bahkan, sinar matahari pun dapat memengaruhi cara kerja otak kita dan ini adalah salah satu manfaat sinar matahari.

Berdasarkan sebuah studi China pada 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Cell, ada kolerasi antara paparan sinar matahari, peningkatan memori, dan suasana hati.

Selain itu, studi 2009 yang terbit dalam jurnal Environmental Health menunjukkan sinar matahari dapat meningkatkan fungsi kognitif, kemampuan otak untuk memproses pikiran dan menyelesaikan tugas, terutama pada orang yang mengalami depresi.

Namun, hal ini tidak memengaruhi semua orang, tetap tergantung pada tempat tinggal dan jadwal kerja Anda.

Hanya saja, Indonesia adalah negara tropis yang hampir setiap hari terkena sinar matahari sehingga kemungkinan besar kita akan mendapatkan manfaat ini.

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)
Ilustrasi berjemur di pagi hari(Foto: shutterstock)

Bagi seseorang yang memiliki kondisi gangguan afektif musiman (GAM), kekurangan paparan sinar matahari akan membuat mereka tertekan secara psikologis dan kelelahan fisik.

Sujay Kansagra, MD, associate professor di Duke University Medical Center dan pakar kesehatan tidur Mattress Firm, mengatakan terkena sinar matahari di pagi hari dapat membantu membuat Anda merasa lebih waspada.

Dr. Kansagra juga mengungkapkan, penting untuk memastikan jam tidur Anda tidak terganggu akibat paparan cahaya buatan di malam hari, seperti cahaya dari televisi atau layar ponsel.

"Cahaya dari lingkungan adalah sinyal utama untuk jam otak Anda," tuturnya.

Ruangan kantor dengan paparan sinar matahari, bakteri pun pergi. (Shutterstock)
Ruangan kantor dengan paparan sinar matahari. (Shutterstock)

Hal ini juga didukung oleh pernyataan dari Dr. Conor Heneghan, Ph.D., peneliti Fitbit. "Secara tradisional, otak kita mengandalkan sinar matahari untuk memahami kapan kita secara alami harus bangun dan tidur," jelasnya, melansir Bustle.

Oleh karena itu, pakar sangat merekomendasikan pada semua orang, kecuali dengan kondisi kesehatan tertentu, untuk terkena sinar matahari di pagi hari agar suasana hati selalu positif.

 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS