Array

Wanita ini Sering Dengar Suara di Telinganya, Ternyata Idap Tinnitus Langka

Senin, 11 November 2019 | 19:23 WIB
Wanita ini Sering Dengar Suara di Telinganya, Ternyata Idap Tinnitus Langka
Ilustrasi telinga/kuping. (Shutterstock)

Suara.com - Susan Root (63) seorang wanita lansia asal Inggris ini mengalami kesulitan tidur selama 3 tahun terakhir karena penyakit telinganya. Susan mengaku sering mendengar lagu kesukaannya saat kecil di dalam telinganya.

Sebelumnya, Susan memang sering mendengarkan lagu pop kesukaannya yang berjudul How Much is That Doggie in the Window ketika masih kecil. Bahkan ia sering memutar lagu itu berulang kali saat masa kecil.

Sampai akhirnya 3 tahun terakhir ini Susan seperti mendengar lagu kesukaannya di telinga dan diikuti oleh suara aneh serta mengerikan. Padahal Susan tidak sedang emmutar lagu kesukaannya.

Penyakit ini membuat Susan ketakutan hingga mengganggu kondisi mentalnya. Ia sempat berusaha mencari sumber suaranya tetapi itu tidak ada.

"Ini berpengaruh pada mentalku. Kondisi ini dimulai dari 3 tahun lalu saat saya sedang bekerja lalu mendengarnya, Saya sempat mencari dari mana datangnya suara itu. Karena suara itu datang berulang-ulang sampai membuatku takut," kata Susan dikutip dari BBC.

Ilustrasi telinga (shutterstock)
Ilustrasi telinga (shutterstock)

Ternyata Susan menderita tinitus bentuk langka atau denging telinga yang juga dikenal sebagai halusinasi musik. Kondisi langka inilah yang membuat Susan merasa terganggu dan sering terjaga di malam hari karena kesulitan tidur nyenyak.

Susan pun sempat menjalani dua kali operasi telinga dan telah mengunjungi sejumlah dokter spesialis hingga terapis. Tetapi, tak ada satu pun yang bisa mengatasi kondisi telinganya.

Seorang juru bicara British Tinnitus Association mengatakan tinnitus adalah persepsi suara yang bukan berasal dari suara eksternal.

"Kondisi ini memengaruhi sekitar 10 persen dari populasi orang. Biasanya kondisi ini berupa dengungan, dering peluit atau deru. Tetapi, sebagai orang bisa juga mendengar suara musik seperti lagu yang sering didengarkan atau lagu kesukaan," jelasnya.

Baca Juga: Ria Irawan Jalani Kemoterapi Oral, Begini Pengobatan dan Efek Sampingnya

Ia juga menjelaskan tinnitus paling sering disebabkan oleh gangguan pendengaran. Tetapi, stres pikiran , kecemasan dan paparan suara keras juga bisa menyebabkan penyakit telinga ini.

Biasanya kondisi ini bisa diatasi dengan penggunaan alat bantu dengar, relaksasi, konseling dan suara latas belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI