Waspada sebelum Terlambat, 6 Peringatan Dini Kadar Gula Darah Tinggi

Yasinta Rahmawati

Minggu, 17 November 2019 | 17:21 WIB
Waspada sebelum Terlambat, 6 Peringatan Dini Kadar Gula Darah Tinggi

Suara.com - Diabetes yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kebutaan, amputasi, gagal ginjal, serangan jantung dan stroke. Diabetes tipe 2 menjadi suatu kondisi yang menyebabkan kadar gula darah menjadi terlalu tinggi.

Seperti dilansir dari Daily Star, berikut adalah enam tanda peringatan dini jika Anda mungkin memiliki kadar gula darah tinggi.

1. Terus merasa lelah
Tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang digunakan tubuh untuk mengisi energi. Mereka yang menderita diabetes tipe 2 tidak akan memiliki cukup insulin untuk membuat glukosa yang dapat membuat penderita merasa lelah terus menerus.

2. Penglihatan kabur
Kelebihan gula darah yang disebabkan oleh diabetes tipe 2 dapat merusak pembuluh darah kecil di mata. Ini dapat menyebabkan penglihatan kabur, di satu atau kedua mata, yang mungkin datang dan pergi.

Perubahan kadar cairan dalam tubuh dapat menyebabkan lensa di mata membengkak.

Mata lelah karena penggunaan smartphone. (shutterstock)
Mata lelah karena penggunaan smartphone. (shutterstock)

3. Penyembuhan luka melambat
Memiliki gula darah tinggi dari waktu ke waktu dapat memengaruhi aliran darah yang menyebabkan kerusakan saraf. Ini bisa membuat tubuh Anda sulit menyembuhkan luka.

4. Sangat sering buang air kecil
Ginjal bekerja ekstra keras pada mereka yang menderita diabetes, karena mereka mencoba menghilangkan kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah. Hal ini membuat penderita diabetes perlu buang air kecil lebih sering.

Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

5. Selalu merasa haus dan lapar
Mereka yang menderita diabetes tipe 2 sering tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka makan. Karena penderita diabetes tidak memiliki cukup glukosa untuk bergerak ke dalam sel-sel tubuh, membuat mereka merasa lapar terus-menerus.

Selain itu, karena sering buang air kecil, maka akan menyebabkan tubuh kehilangan air tambahan. Ini dapat menyebabkan dehidrasi, dan membuat penderita merasa lebih haus dari biasanya.

baca juga

6. Kesemutan, mati rasa atau sakit di tangan dan kaki
Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi sirkulasi darah, dan merusak saraf di dalam tubuh.

Jika seseorang memiliki diabetes tipe 2 yang tidak terdiagnosis, mereka mungkin merasakan kesemutan atau kesakitan di tangan dan kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 2 Alasan Penderita Diabetes Selalu Merasa Lapar, Apa Saja?

Ada 2 Alasan Penderita Diabetes Selalu Merasa Lapar, Apa Saja?

Health | Jum'at, 15 November 2019 | 13:51 WIB

Hari Diabetes Sedunia, BCL Batasi Asupan Gula Hindari Hal Ini

Hari Diabetes Sedunia, BCL Batasi Asupan Gula Hindari Hal Ini

Health | Kamis, 14 November 2019 | 20:30 WIB

Perbaiki Trotoar, Pemprov DKI Ingin Warga Banyak Jalan Kaki Agar Sehat

Perbaiki Trotoar, Pemprov DKI Ingin Warga Banyak Jalan Kaki Agar Sehat

Health | Kamis, 14 November 2019 | 13:32 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×