3 Hal Ini Dapat Sebarkan Masalah Resistensi Antibiotik, Apa Saja?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Jum'at, 22 November 2019 | 10:55 WIB
3 Hal Ini Dapat Sebarkan Masalah Resistensi Antibiotik, Apa Saja?
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - 3 Hal Ini Dapat Sebarkan Masalah Resistensi Antibiotik, Apa Saja?

Tahun 2019 WHO mengeluarkan 10 ancaman kesehatan global dan memasukkan resistensi antibiotik (AMR) ke dalamnya. Resistensi antibiotik sendiri diperkirakan telah mengakibatkan 700 ribu kematian di seluruh dunia dan dituduh akan menjadi penyebab sekitar 10 juta kematian secara global setiap tahunnya pada tahun 2050.

Menurut Ketua Komite Pencegahan Resistensi Antimikroba Nasional (KPRA), Dr. dr. Hari Paraton SpOG(K), ada empat penyebab munculnya resistensi antibiotik.

Pertama adalah pemakaian antiobiotik berlebihan (overused) karena kurangnya kontrol dari pihak pemberi antibiotik maupun inisiatif pengguna antibiotik. "Kedua, penggunaan antibiotik tanpa indikasi (misused). Banyak orang yang menggunakan antibiotik tanpa anjuran dokter sehingga menimbulkan resistensi pada suatu antibiotik. Ketiga, penggunaan di bawah dosis yang dianjurkan atau underused. Resistensi antibiotik bisa juga terjadi jika seseorang yang seharusnya rutin minum antibiotik, tetapi tidak mematuhi petunjuk penggunaan tersebut. Keempat, transmisi bakteri resisten di fasilitas kesehatan, akibat abainya menjalankan kewaspadaan universal," katanya dalam satu acara baru-baru ini.

Namun begitu, tiga hal berikut ini juga ternyata dapat menyebarkan masalah resisten antibiotik. Apa saja kira-kira?

1. Rumah Sakit

Pemakaian antibiotika yang tidak rasional di rumah sakit dapat meningkatkan perkembangan kuman atau mikroba resisten antibiotik.

Lewat hasil survei yang dilakukan oleh KPRA pada tahun 2013-2016 di 6 rumah sakit pendidikan terpilih di Sumatera, Jawa, dan Bali, sebanyak 50-82% bakteri gram negatif yang terdapat di lingkungan rumah sakit bersifat resisten terhadap golongan antibiotik yang banyak digunakan untuk pengobatan penyakit infeksi.

2. Kebiasaan menyimpan antibiotik

baca juga

Kebiasaan masyarakat berperan dalam menyebabkan berkembangnya kuman atau mikroba resisten antibiotik. Melalui data riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan, 35.2 persen masyarakat Indonesia menyimpan obat untuk swamedikasi, dan 86.1 persen dari kelompok tersebut menyimpan antibiotik yang diperoleh tanpa resep. Hal ini menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak rasional juga terjadi di masyarakat yang menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik di masyarakat dan menyebar di keluarga dan lingkungan.

3. Peternakan

Sektor peternakan juga merupakan salah satu sektor yang menggunakan antibiotik. Praktik umum peternakan di Indonesia masih banyak yang menggunakan pakan yang mengandung antibiotik pemacu pertumbuhan (antibiotic growth promoters). Pemerintah Indonesia, melalui Kementrian Pertanian kemudian mengatur pembatasan penggunaan antibiotik di peternakan melalui Pasal 17 Permentan Nomor 14 Tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cuitan Obat FG Troches Membuat Bakteri Kebal Antibiotik, Benarkah?

Viral Cuitan Obat FG Troches Membuat Bakteri Kebal Antibiotik, Benarkah?

Health | Kamis, 14 November 2019 | 08:05 WIB

Kasus Pemberian Obat Kedaluwarsa di Depok, Apakah Berisiko?

Kasus Pemberian Obat Kedaluwarsa di Depok, Apakah Berisiko?

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:50 WIB

Bakteri di Laut Makin Resistan Antibiotik, Pecinta Sushi Perlu Waspada!

Bakteri di Laut Makin Resistan Antibiotik, Pecinta Sushi Perlu Waspada!

Health | Rabu, 18 September 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:59 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

×