Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri

M. Reza Sulaiman

Kamis, 12 Desember 2019 | 05:05 WIB
Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri
ilustrasi nyeri di pergelangan kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Canggih Banget, Terapi Ini Jadi Cara Baru untuk Meredakan Nyeri

Rasa nyeri yang terjadi di tubuh memiliki banyak dampak negatif. Selain terus menerus merasa sakit, rasa nyeri juga bisa mengganggu aktivitas harian, mengganggu istirahat, bahkan merusak momen penting bersama teman dah keluarga.

Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia, Mohamad Ali Imron, mengatakan untuk meredakan rasa nyeri, diperlukan pain management yang baik.

"Secara sederhana, pain management adalah metode-metode untuk mencegah, mengurangi, dan menghentikan sensasi nyeri. Ada dua metode yang bisa dipakai baik melalui penggunaan obat-obatan (analgesik) maupun fisioterapi," tutur Ali, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Ali mengatakan dengan pain management yang benar maka nyeri dapat berkurang dan bahkan hilang. Sehingga kualitas hidup seseorang dapat meningkat. Salah satu metode yang populer dan sudah terbukti secara ilmiah adalah penggunaan modalitas yang disebut dengan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS).

Terapi TENS dipusatkan pada alat canggih yang dioperasikan dengan baterai untuk menghasilkan arus listrik bertegangan rendah dan elektroda yang direkatkan pada kulit. Pengguna akan merasakan sensasi kesemutan di titik tersebut.

Arus listrik akan meredakan rasa sakit melalui sinyal yang dikirim ke sumsum tulang belakang dan otak. Rasa nyeri akan berkurang dan otot-otot pengguna lebih rileks. Ada kemungkinan mesin ini juga merangsang produksi endorfin, pereda rasa sakit alami dalam tubuh manusia.

TENS dapat membantu meredakan rasa sakit yang terkait dengan berbagai kondisi, seperti radang sendi, nyeri haid, dan nyeri panggul yang disebabkan oleh endometriosis, nyeri lutut, sakit leher, sakit punggung, cedera olahraga dan terkadang mengurangi nyeri persalinan. Meskipun seberapa baik mesin bekerja akan tergantung pada kondisi individual.

"Salah satu keunggulan TENS adalah alat ini sangat cocok bagi masyarakat yang cenderung berada dalam aktivitas tinggi di pekerjaannya atau secara sosial yang tetap ingin beraktivitas terus-menerus, meski tubuhnya dilanda rasa nyeri. TENS yang portabel sangat membantu dalam mengatasi rasa sakit tanpa mengurangi intensitas aktivitas," urai Imron.

baca juga
OMRON Healthcare meluncurkan produk terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terbaru, HV-F013, untuk pasar Indonesia. (Dok. Omron)
OMRON Healthcare meluncurkan produk terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terbaru, HV-F013, untuk pasar Indonesia. (Dok. Omron)

OMRON Healthcare Indonesia, perusahaan terkemuka di segmen pemantauan tekanan darah digital, hari ini meluncurkan produk terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terbaru, HV-F013, untuk pasar Indonesia. Produk ini merupakan perangkat portabel yang secara efektif mengurangi rasa sakit kronis dan akut sebagai akibat dari otot-otot yang nyeri atau pegal karena cedera saat berolahraga atau aktivitas sehari-hari.

"Kami merancang produk agar portabel untuk penggunaan pribadi di mana pun dan kapan pun. Anda dapat melakukan terapi penghilang rasa sakit dengan OMRON HV-F013, di mana saja dan kapan saja, dan dapat memadukannya dengan terapi lain, seperti terapi dingin, panas, wrap, dan terapi fisik, dan bahkan dengan pengobatan," tutup Mr. Yoshiaki Nishiyabu, Managing Director, OMRON Healthcare Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Pekerja Kantoran Berisiko Cedera Fisik akibat Postur Tubuh

Peneliti Temukan Pekerja Kantoran Berisiko Cedera Fisik akibat Postur Tubuh

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 20:15 WIB

Manfaat di Balik Musik, Bisa Jadi Alat Terapi agar Orang Lebih Positif

Manfaat di Balik Musik, Bisa Jadi Alat Terapi agar Orang Lebih Positif

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 10:15 WIB

Ahh, Masturbasi Ternyata Bisa Jadi Terapi Bagi Pasien Kesehatan Mental

Ahh, Masturbasi Ternyata Bisa Jadi Terapi Bagi Pasien Kesehatan Mental

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 17:44 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB