Bau Hujan Punya Daya Menenangkan, Dari Mana Aroma Ini Terbentuk?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 18 Desember 2019 | 20:20 WIB
Bau Hujan Punya Daya Menenangkan, Dari Mana Aroma Ini Terbentuk?
Ilustrasi hujan duit. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang mengatakan bahwa hujan memiliki bau yang enak dan menenangkan. Istilah dari bau ini adalah petrichor, diciptakan pada 1964 oleh dua ilmuwan Australia yang mempelajari aroma cuaca basah.

Kedua ilmuwan tersebut bernama Isabel Joy Bear dan Richard Thomas. Mereka menciptakan Nature of Argillaceous Odor, diterbitkan dalam jurnal Nature.

Umumnya, petrichor akan terjadi ketika hujan turun setelah musim kering berkepanjangan. Dan bau ini, melansir Live Science, berasal dari sepasang reaksi kimia.

Reaksi pertama, terjadi saat beberapa tanaman mengeluarkan minyak selama cuaca kering. Dan saat hujan, minyak ini dilepaskan ke udara.

Kedua, petrichor terjadi ketika senyawa geosmin yang diproduksi oleh bakteri penghuni tanah yang dikenal dengan Streptomyces, dilepaskan.

Ilustrasi hujan. (Shutterstock)
Ilustrasi hujan. (Shutterstock)

"Makhluk ini berlimpah di tanah. Jadi, ketika kau mengatakan mencium tanah yang lembap, sebenarnya yang kau cium adalah molekul yang dibuat oleh bakteri jenis tertentu," jelas Prof Mark Buttner, kepala mikrobiologi molekuler di John Innes Center kepada BBC.

Kedua senyawa aromatik ini bergabung untuk menciptakan aroma petrichor yang menyenangkan ketika hujan menyentuh tanah.

Aroma lain yang terkait dengan hujan adalah ozon. Selama badai, petir dapat memecah molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer.

Pada akhirnya molekul-molekul ini akan bergabung kembali menjadi molekul nitrat oksida.

baca juga

Zat ini berinteraksi dengan bahan kimia lain di atmosfer untuk membentuk ozon, yang memiliki bau tajam dan mengingatkan kita pada klorin.

Ketika seseorang mengatakan mereka bisa mencium bau hujan datang, kemungkinan angin dari hujan yang mendekat telah membawa ozon turun dan dibaui oleh mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teringat Kenangan saat Mencium Suatu Aroma? Ada Penjelasan Ilmiahnya!

Teringat Kenangan saat Mencium Suatu Aroma? Ada Penjelasan Ilmiahnya!

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 11:18 WIB

7 Langkah Menemukan Aroma Parfum Paling Tepat

7 Langkah Menemukan Aroma Parfum Paling Tepat

Lifestyle | Selasa, 10 September 2019 | 15:50 WIB

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×