Berbasis Digital, Ini Manfaat Berobat di Klinik Pintar IDI

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 19 Desember 2019 | 10:56 WIB
Berbasis Digital, Ini Manfaat Berobat di Klinik Pintar IDI
dr. Eko Nugroho, MPH dan Harya Bimo memperkenalkan Klinik Pintar IDI. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Pemanfaatan teknologi digital dan otomatisasi mampu mendorong efisiensi dan pemangkasan proses bisnis serta meningkatkan produktivitas, termasuk dalam industri kesehatan. Hal inilah yang melatarbelakangi dibentuknya Klinik Pintar IDI.

Hal itu diungkap oleh dr. Eko Nugroho, MPH selaku CMO Medigo, yang menyebut bahwa hal ini akan memberikan dampak terhadap penurunan biaya pelayanan kesehatan di klinik dan efisiensi anggaran pelayanan kesehatan dari BPJS.

"Untuk itu, kami memperkenalkan klinik berbasis teknologi yang dapat diakses oleh pasien guna memudahkan proses berobat, baik dari segi medis, finansial, dan tenaga kerja medis," kata dia saat ditemui Suara.com, Rabu (18/12/2019).

CEO Medigo, Harya Bimo, mengatakan klinik pintar ini bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) guna menerapkan sistem registrasi pasien melalui aplikasi sebelum mereka datang ke klinik. Hal ini akan membuat waktu tunggu mereka bisa lebih efektif, yakni sekitar tujuh menit saja.

"Registrasi digital pasien menggunakan aplikasi atau di kios digital. Pasien yang langsung datang ke klinik langsung juga akan diakomodasi," paparnya.

Ia menambahkan, Klinik Pintar memanfaatkan sistem berbasis cloud yang memungkinkan rekam medis pasien bisa diakses secara digital oleh pihak yang berwenang sehingga memudahkan saat proses rujukan tanpa harus melakukan pemeriksaan ulang.

"Ada pula sistem e-farmasi dan e-lab untuk mendukung pemeriksaan stok obat sampai pengajuan obat yang pasien butuhkan. Ditambah telehealth atau telemedicine antarfasilitas kesehatan yang memungkinkan pasien berkonsultasi jarak jauh dengan dokter spesialis di rumah sakit yang menjadi mitra Medigo," tambahnya.

Medigo percaya dengan adanya kemudahan akses dan peningkatan kualitas layanan kesehatan yang dirasakan pasien, Klinik Pintar IDI bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan menjadi fondasi dari terciptanya ekosistem kesehatan terhubung yang akan membawa benefit bagi seluruh stakeholders industri kesehatan di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan semakin memberikan dampak positif kepada pemangku kepentingan di industri kesehatan, Medigo dan IDI berencana untuk membuka 2 Klinik Pintar IDI di Bekasi pada Januari 2020 dan menargetkan akan membuka 1000 jaringan Klinik Pintar IDI di Indonesia dalam waktu 5 tahun ke depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Klinik Tak Maksimal, Ini Masalah yang Dihadapi Dokter

Layanan Klinik Tak Maksimal, Ini Masalah yang Dihadapi Dokter

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 10:00 WIB

Klinik Pintar IDI Menjawab Permasalahan Keterbatasan Faskes Pasien JKN

Klinik Pintar IDI Menjawab Permasalahan Keterbatasan Faskes Pasien JKN

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 16:27 WIB

Dibuka Awal November, Klinik Berhenti Merokok di Puskesmas Sepi Peminat

Dibuka Awal November, Klinik Berhenti Merokok di Puskesmas Sepi Peminat

Jatim | Kamis, 05 Desember 2019 | 18:42 WIB

Terkini

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

×