Renyah dan Kaya Air, Berikut 4 Alasan Buah Pir Baik untuk Kesehatan

Yasinta Rahmawati

Kamis, 19 Desember 2019 | 17:10 WIB
Renyah dan Kaya Air, Berikut 4 Alasan Buah Pir Baik untuk Kesehatan
Buah pir. (Pixabay)

Suara.com - Buah pir memiliki tekstur yang mirip dengan buah apel, renyah dan kaya air. Rasanya pun manis menyegarkan. Buah satu ini sangat cocok untuk dijadikan pencuci mulut.

Tak hanya nikmat di mulut, buah pir memiliki beberapa manfata untuk tubuh. Dilansir dari Health, berikut 4 manfaat buah pir untuk kesehatan tubuh.

1. Kaya nutrisi
Buah pir sangat baik sebagai sumber vitamin C. Selain itu, buah pir juga dilengkapi dengan potasium, vitamin K, magnesium dan vitamin B. Pir juga sumber serat yang baik untuk memelihara pencernaan.

2. Menurunkan risiko diabetes tipe 2
Baik apel dan pir dianggap sangat membantu dalam mengurangi risiko diabetes karena jumlah seratnya yang tinggi dan diketahui membantu menjaga kadar gula darah turun.

Sebuah studi yang diterbitkan pada 2017 menemukan penurunan 18% dalam risiko diabetes tipe 2 di antara orang-orang yang melaporkan makan apel dan pir lebih banyak dibandingkan individu yang tidak.

Untuk setiap buah pir yang Anda konsumsi per minggu, risiko diabetes berkurang sekitar 3%, menurut penelitian.

Buah pir. (Pixabay)
Buah pir. (Pixabay)

3. Pir menyediakan fitonutrien yang bermanfaat
Pir, terutama yang berkulit warna-warni, menyediakan fitonutrien, atau bahan kimia tumbuhan alami, seperti flavonoid. Senyawa ini dikenal untuk membantu menjaga peradangan tetap rendah dengan menetralkan radikal bebas.

Di mana radikal bebas menyebabkan kerusakan sel yang pada gilirannya dapat menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Radikal bebas juga berkaitan dengan penuaan dini.

4. Buah pir membantu dalam manajemen berat badan
Semua serat yang terdapat dalam buah pir membantu memuaskan selera makan Anda sehingga merasa kenyang lebih lama. Dalam studi selama 12 minggu, wanita dibagi menjadi tiga kelompok.

baca juga

Satu kelompok menambahkan tiga apel ke dalam makanan sehari-hari mereka, kelompok kedua menambahkan tiga buah pir, dan kelompok ketiga menambahkan tiga kue gandum rendah lemak.

Studi ini menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi apel atau pir kehilangan hampir dua pound dalam 12 minggu, tanpa melakukan perubahan diet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Kanker Payudara Turun Jika Melakukan Diet setelah Usia 50 Tahun

Risiko Kanker Payudara Turun Jika Melakukan Diet setelah Usia 50 Tahun

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 12:45 WIB

Makan 6 Kali Sehari, Wanita Ini Sukses Turunkan Berat Badan 40 Kg

Makan 6 Kali Sehari, Wanita Ini Sukses Turunkan Berat Badan 40 Kg

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 09:28 WIB

Berat Badan Naik saat Menstruasi? Ini Alasannya

Berat Badan Naik saat Menstruasi? Ini Alasannya

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

×