Berat Badan Naik saat Menstruasi? Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 18 Desember 2019 | 19:00 WIB
Berat Badan Naik saat Menstruasi? Ini Alasannya
ilustrasi menjilat jari setelah makan. [shutterstock]

Suara.com - Para wanita mungkin melihat perubahan dalam nafsu makan mereka sepanjang siklus menstruasi. Tak jarang perubahan ini dapat menyebabkan kekhawatiran tentang kenaikan berat badan.

Seperti dirangkum dari Medical News Today, perubahan nafsu makan cenderung terjadi pada tahap berbeda dari siklus menstruasi yang disebut fase folikuler dan fase luteal.

1. Fase folikel
Fase ini dimulai ketika seseorang mengalami pendarahan dan berakhir sebelum mereka berovulasi. Estrogen adalah hormon dominan selama fase ini. Karena estrogen menekan nafsu makan, seseorang mungkin menemukan bahwa mereka makan lebih sedikit selama fase ini.

2. Fase luteal
Fase ini dimulai setelah ovulasi dan berlangsung hingga hari pertama periode berikutnya. Selama fase luteal, progesteron adalah hormon dominan.

Karena progesteron merangsang nafsu makan, seseorang mungkin menyadari bahwa mereka makan lebih banyak selama fase ini.

ilustrasi makan di kereta, makan di transportasi umum, makan di bus [shutterstock]
ilustrasi makan di kereta, makan di transportasi umum, makan di bus [shutterstock]

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa wanita akan makan lebih banyak kalori selama fase luteal dibandingkan dengan fase folikular dari siklus menstruasi.

Sebuah studi 2016 menemukan bahwa wanita cenderung makan lebih banyak protein selama fase luteal menstruasi. Wanita juga melaporkan peningkatan keinginan makan, terutama untuk permen, cokelat, dan makanan asin.

Namun tidak semua penelitian menunjukkan bahwa mengidam makanan menghasilkan peningkatan jumlah kalori yang dikonsumsi dan peningkatan berat badan.

Ilustrasi Hobi Makan. (Shutterstock)
Ilustrasi Hobi Makan. (Shutterstock)

Meski begitu, orang yang mengonsumsi lebih banyak kalori sebagai hasil dari mengidam mereka tetap mungkin mengalami kenaikan berat badan.

baca juga

Untuk menghindari kenaikan berat badan saat menstruasi, The American College of Obstetricians dan Gynecologists menyarankan kebiasaan makan berikut:

  • Makan karbohidrat kompleks untuk mengurangi gejala mood dan mengidam makanan.
  • Makan makanan kaya kalsium, termasuk yogurt dan sayuran hijau
  • Mengurangi asupan lemak, garam, dan gula
  • Menghindari atau membatasi kafein dan minuman beralkohol
  • Menjaga kadar gula darah stabil dengan makan makanan kecil lebih sering

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Bisa Ngemil, Berikut Panduan Jam Makan yang Tepat saat Diet

Tetap Bisa Ngemil, Berikut Panduan Jam Makan yang Tepat saat Diet

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:00 WIB

Menstruasi Bisa Sebabkan Anemia Lho, Ini 4 Cara Mencegahnya

Menstruasi Bisa Sebabkan Anemia Lho, Ini 4 Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:00 WIB

Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi, Bisa Pakai Obat maupun Tidak

Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi, Bisa Pakai Obat maupun Tidak

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

×