Rawan Tertelan, Mainan dengan Baterai Kancing Jangan Dijadikan Kado Natal

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2019 | 17:19 WIB
Rawan Tertelan, Mainan dengan Baterai Kancing Jangan Dijadikan Kado Natal
Ilustrasi kado Natal. (Pexels/Negative Space)

Suara.com - Rawan Tertelan, Mainan dengan Baterai Kancing Jangan Dijadikan Kado Natal

Hari Natal memang identik dengan pemberian hadiah, khususnya bagi setiap anak-anak sebagai salah satu tradisi perayaan penting bagi umat Kristiani ini.

Meski tak ada yang salah dengan hal tersebut, namun, National Health Service (NHS) Inggris memperingatkan agar orangtua dapat menyimpan atau menghindari pemberian mainan dengan baterai kancing, setelah seorang gadis hampir meninggal karena menelan baterai tersebut.

Baterai bundar kecil ini telah bahkan diberi label 'berpotensi mematikan' karena dapat membuat efek terbakar di tenggorokan jika tertelan secara tidak sengaja oleh anak-anak.

Biasanya, baterai kancing sering terdapat pada banyak gadget dan mainan populer, beberapa di antaranya sering diberikan sebagai hadiah Natal saat ini. Baterai kancing juga biasa ditemukan di beberapa headset gaming, lampu warna warni, lampu yo-yo, dan jam tangan.

"Untuk balita, baterai kancing dapat terlihat seperti permen dan dapat ditemukan pada benda apa pun, mulai dari mainan hingga kartu Natal musik dan dekorasi yang meriah. Jadi kami ingin memastikan orang tua mengetahui bahaya yang berpotensi mematikan ini," kata Direktur medis NHS Inggris, Profesor Stephen Powis, dilansir Independent.

Baterai kancing. (Shutterstock)
Baterai kancing. (Shutterstock)

Powis mengatakan cara terbaik untuk melindungi anak-anak dari bahaya tersebut adalah dengan menjauhkan baterai kancing dari anak-anak dan memastikan bahwa mainan apa pun yang harus menggunakan baterai kancing terkunci di kompartemen baterai dengan aman.

Peringatan ini sebenarnya sudah dilakukam berbulan-bulan setelah seorang gadis dua tahun di Sheffield hampir meninggal karena menelan baterai kancing ini.

"Kami akan mendorong orang dewasa untuk waspada dan selalu memastikan bahwa semua produk yang menggunakan baterai kancing disimpan jauh dari anak-anak," kata Ashley Martin, penasihat kesehatan masyarakat di Royal Society untuk Pencegahan Kecelakaan.

"Penting untuk mengingat betapa berbahayanya produk ini jika diambil dan ditelan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natal, Petinju Tak Terkalahkan Ini Hadiahi Putrinya Mobil Seharga Rp 2,8 M

Natal, Petinju Tak Terkalahkan Ini Hadiahi Putrinya Mobil Seharga Rp 2,8 M

Sport | Rabu, 25 Desember 2019 | 16:55 WIB

Tak Hanya Punya Dekorasi Klasik, Intip 5 Tradisi Natal di Swedia

Tak Hanya Punya Dekorasi Klasik, Intip 5 Tradisi Natal di Swedia

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2019 | 09:33 WIB

Barang Branded Jadi Kado Natal, Pilih yang Multifungsi!

Barang Branded Jadi Kado Natal, Pilih yang Multifungsi!

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2019 | 17:00 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB