Bencana Banjir Jakarta dan Sekitarnya, Waspadai Ancaman Penyakit Kulit

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 02 Januari 2020 | 12:10 WIB
Bencana Banjir Jakarta dan Sekitarnya, Waspadai Ancaman Penyakit Kulit
Banjir di Kawasan Gresik akibat luapan Kali Lamong sebabkan tujuh desa terendam banjir pada Rabu (1/1/2020). [Suara.com/Tofan Kumara]

Suara.com - Bencana banjir masih melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Sebagian warga pun dipindahkan ke tempat pengungsian.

Di tengah bencana banjir ini, tentu semua orang khawatir dengan penyebaran penyakit menular. Mulai masalah diare, demam berdarah hingga infeksi saluran pernapasan.

Selain itu, air kotor saat bencana banjir juga bisa menyebabkan masalah kesehatan kulit. Hal ini seharusnya perlu diwaspadai masyarakat agar selalu menggunakan pakaian tertutup selama banjir.

Melansir dari medicalxpress.com, bencana banjir dapat meningkatkan risiko infeksi kulit pada orang yang terdampak. Dokter Justin Bandino, asisten profesor dermatologi di Pusat Medis Militer San Antonio di Texas pun mengungkapkan orang-orang yang terdampak banjir berisiko mengalami berbagai masalah kulit.

Adapun sejumlah masalah kulit ini termasuk infeksi luka, dermatitis kontak dan penyakit kulit lainnya. Setelah banjir besar pun infeksi kulit mungkin saja terjadi ketika luka pada kulit terkena air banjir yang terkontaminasi limbah, bahan kimia, dan polutan lainnya.

"Dalam kasus ketika pasien malnutrisi tidak memiliki akses makanan dan air bersih, luka kecil yang terpapar organisme menular bisa mengakibatkan infeksi yang berpotensi bahaya," jelasnya.

Ilustrasi masalah kulit saat puasa. (Shutterstock)
Ilustrasi masalah kulit. (Shutterstock)

Masalah kulit akibat bencana banjir yang pelu Anda pahami, di antaranya:

1. Penyakit menular

Infeksi kulit akibat bakteri dan jamur bisa terjadi saat bencana banjir. Risiko infeksi ini meningkat dengan cedera traumatis pada kulit dan orang-orang dengan kondisi tertentu, seperti diabetes dan insufisiensi vena kronis.

baca juga

2. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak terjadi ketika kulit bersentuhan dengan bahan kimia yang menyebabkan reaksi, biasanya berupa kemerahan, bengkak atau gatal. Perlu diketahui, air banjir seringkali mengandung bahan kimia dari industri atau rumah tangga, termasuk pestisida, pemutih dan deterjen.

3. Cedera traumatis

Air banjir yang biasanya keruh karena bercampur dengan tahan dan kotoran membuat seseorang tidak bisa melihat jelas ketika berjalan. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera traumatis, seperti tergores benda tajam, batu, parit, digigit hewan hingga tersengat listrik.

4. Manifestasi lainnya

Stres psikologis akibat banjir juga bisa menyebabkan penyakit kulit primer psiko-emosional yang buruk. Kondisi ini juga bisa memperburuk penyakit kulit lain yang sudah ada, seperti dermatitis atopik, alopecia areata dan psoriasis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengais Rezeki di Balik Banjir Pondok Kacang Kota Tangerang

Pengais Rezeki di Balik Banjir Pondok Kacang Kota Tangerang

Video | Rabu, 01 Januari 2020 | 14:27 WIB

Bekasi Banjir Besar, Warga Malah Asik Menjaring Ikan

Bekasi Banjir Besar, Warga Malah Asik Menjaring Ikan

Video | Rabu, 01 Januari 2020 | 12:25 WIB

Diterjang Banjir, 26 Sekolah di Kuansing Riau Batal Ujian Semester

Diterjang Banjir, 26 Sekolah di Kuansing Riau Batal Ujian Semester

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 10:13 WIB

Nenek-Nenek Kena Infeksi Kulit Serius setelah Dijilat oleh Hewan Peliharaan

Nenek-Nenek Kena Infeksi Kulit Serius setelah Dijilat oleh Hewan Peliharaan

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 09:19 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

×