Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Januari 2020 | 11:51 WIB
Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB
Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB. (Shutterstock)

Suara.com - Catat, Begini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Efek obat GHB atau gamma-hydroxybutyrate yang digunakan Reynhard Sinaga memang sangat berbahaya, seperti mual, muntah, kecanduan, amnesia, halusinasi, hingga koma.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, obat ini tidaklah berasa atau berbau, sehingga banyak orang tidak sadar dirinya telah meminum obat ini, seperti yang dialami para korban Reynhard.

Lalu, bagaimana cara pertolongan pertama orang yang pingsan setelah mendapat obat seperti GHB? Kepala Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Baddoka Makassar, dr. Iman Firmansyah, SpKJ, SH, menyebut untuk lebih dulu melakukan rumus ABC dalam penanganan kedaruratan.

"Untuk pertolongan pertama GHB, tergantung melihat gejalanya. Pertama adalah pakai rumus ABC," ujar dr. Iman kepada suara.com saat dihubungi Selasa (7/1/2020).

Mengingat saat mengonsumsi GHB, orang akan langsung pingsan atau tidak sadarkan diri, maka langkah A, yakni airway atau jalur napas diperiksa dan pastikan tidak tersumbat, seperti tenggorokan tersumbat lidah yang berpotensi membuat udara tidak mengalir.

"Airway, jalan napasnya gimana kita lihat. Saluran udaranya. Orang pingsan kan kadang-kadang saluran udaranya tertutup oleh lidahnya, itu bisa meninggal," jelas dr. Iman.

Langkah selanjutnya B, yaitu breath (pernapasan). Periksa apakah korban sulit bernapas, bisa juga memeriksa tanda-tanda vital seperti denyut jantung dan sebagainya.

Langkah C, circulation (sirkulasi), misalnya jika terjadi perdarahan, maka segera hentikan perdarahannya, seperti membalut luka, dan sebagainya. Selanjutnya, baru dibawa ke dokter.

baca juga

"Nah, untuk yang lainnya itu memang sebaiknya langsung ditangani bawa ke dokter atau profesional. Tapi untuk langkah pertama, awal ya hanya sebatas itu dilihat. Karena gejala GHB ini memang tersamar, tidak terlalu jelas gejalanya seperti apa," terang dr. Iman.

Sementara itu, GHB di luar negeri memang lazim digunakan sebagai obat tidur, tapi penggunaannya sangatlah ketat dan diawasi. Nah, dosis untuk membuat orang hingga tidak sadarkan diri, seperti para korban Reynhard, bisa jadi dosis GHB yang diberikan sudah dalam kategori toksik atau racun.

"Dosis ada, kalau dosis, ada dosis terapi obat untuk mendapat efek terapi, ada juga dosis toksik atau racun. Nah, biasanya orang untuk mencapai titik kecanduan itu mereka malah mencarinya di titik dosis racun," paparnya.

"Bagaimana menentukan dosis ini tiap orang beda-beda. Ada orang minum segini bisa cukup tidur, tapi ada yang harus double, itulah yang membuat berlebihan digunakan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reynhard Sinaga Jarang Bergaul dengan Pelajar Indonesia di Inggris

Reynhard Sinaga Jarang Bergaul dengan Pelajar Indonesia di Inggris

Jabar | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:39 WIB

Reaksi Mahasiswa Indonesia di Inggris Soal Kasus Reyhnard Sinaga

Reaksi Mahasiswa Indonesia di Inggris Soal Kasus Reyhnard Sinaga

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:26 WIB

Reynhard Sinaga Jadi Predator Gay, Begini Pernyataan PPI Inggris

Reynhard Sinaga Jadi Predator Gay, Begini Pernyataan PPI Inggris

Jabar | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×