BNN Sebut GHB yang Dipakai Reynhard Sinaga Sebagai Narkotika Jenis Baru

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Januari 2020 | 10:54 WIB
BNN Sebut GHB yang Dipakai Reynhard Sinaga Sebagai Narkotika Jenis Baru
Obat GHB digunakan Reynhard Sinaga untuk menjerat korban. (Shutterstock)

Suara.com - Obat bius jenis GHB (gamma-hydroxybutyrate) yang digunakan Reynhard Sinaga untuk menjerat para korban pemerkosaannya, ternyata memang dilegalkan di Inggris sebagai obat tidur. Tapi, aturan pemakaiannya harus dalam pengawasan yang sangat ketat.

Meski begitu, Reynhard Sinaga bisa mendapatkan dengan leluasa obat ini, yang kemudian digunakannya untuk melumpuhkan ratusan korbannya.

GHB sendiri punya efek yang membahayakan, mulai dari kecanduan, amnesia, halusinasi, bahkan koma. GHB juga bisa disalahgunakan, seperti yang dilakukan Reynhard menggunakannya untuk 'melumpuhkan' korban dan memperkosanya. GHB juga biasa digunakan dalam pesta-pesta untuk membangun kesenangan.

Itu sebabnya, Kepala Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Baddoka Makasar, dr. Iman Firmansyah, SpKJ, SH, menyebut GHB sebagai narkotika jenis baru.

"Kalau GHB itu biasa dipakai untuk pesta-pesta, cari efek euforianya, itu termasuk narkoba jenis baru," ujar dr. Iman saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/1/2020)

Mengingat obat ini kerap digunakan untuk bersenang-senang, yang jika digunakan dengan dosis berlebih bisa menimbulkan keracunan, lalu timbul efek overdosis dan kecanduan, tak heran kalau GHB lebih banyak ditemukan di klub-klub malam atau diskotik.

"Oh iya (narkoba), dan itu dimasukkan ke dalam kelas club drugs (obat-obatan club), biasa digunakan di pesta-pesta. Itu juga rape drugs (obat untuk memperkosa), karena efeknya membahayakan. Setelah minum itu, hilang kesadaran. Dan lebih berbahaya lagi setelah hilang kesadaran, dia amnesia, dia lupa," papar dr. Iman.

GHB sendiri cenderung tidak berwarna dan berbau. Jika dicampurkan ke dalam air mineral, sangat sulit dideteksi. Itu sebabnya, jarang yang tahu bahwa mereka telah meminum obat ini. Hingga kini, BNN mengaku belum mendapat laporan terkait peredaran GHB di Indonesia.

"Tapi, secara kita lihat, kita belum ada kasus aduan masalah ini ke kami. Apakah ini bisa karena memang cairan ini, kalau dicampur dengan air dan lain-lain, tidak berasa dan berbau. Itulah yang dikhawatirkan, obat ini club drugs," terangnya.

baca juga

Karena masuk kategori narkotika jenis baru, maka penindakan oleh BNN pun tidak bisa maksimal lantaran obat ini belum terdaftar dalam lampiran UU BNN Nomor 35 Tahun 2009. Meski begitu, BNN tetap bisa memakai Undang Undang Kesehatan tentang zat berbahaya untuk melakukan pencegahan.

"Sampai saat ini, pencegahannya kita punya undang-undang kesehatan, itu yang bisa kita pegang. Jadi kalau memang dia menyebabkan segala macam yang membuat ketergantungan, merugikan diri sendiri, dan orang lain, dan itu bisa kita cegah ditindaklanjuti," tutup dr. Iman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain GHB, Berikut Obat Lain yang juga Masuk Golongan 'Date Rape'

Selain GHB, Berikut Obat Lain yang juga Masuk Golongan 'Date Rape'

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 09:47 WIB

Kata BNN Tentang Obat GHB yang Digunakan Reynhard Sinaga, Ada di Indonesia?

Kata BNN Tentang Obat GHB yang Digunakan Reynhard Sinaga, Ada di Indonesia?

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 19:15 WIB

Obat GHB yang Digunakan Reynhard Sinaga, Efeknya Bisa Bikin Amnesia

Obat GHB yang Digunakan Reynhard Sinaga, Efeknya Bisa Bikin Amnesia

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 19:35 WIB

Terkini

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

×