Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu, Bumi, Angin, atau Api?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 22 Januari 2020 | 06:33 WIB
Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu, Bumi, Angin, atau Api?
Ilustrasi Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu. (Shutterstock)

1. Unsur Bumi (Kapha)

Sushi di Maki-San, Restoran Jepang dengan Konsep DIY. (Suara.com/Vessy Frizona)
Ilustrasi sushi, makanan porsi kecil untuk energi tubuh bumi. (Suara.com/Vessy Frizona)

Orang dengan unsur bumi yang kuat, kata Joshua, dari fisik bisa terlihat pada mereka yang bertubuh bulat, tebal, dan agak sedikit pendek. Berdirinya juga lebih kokoh seumpama batu.

Gejala penyakit yang dialami biasanya sering bermasalah dengan organ paru-paru, biasanya penyakit yang sering diderita adalah asma hingga alergi. Itulah mengapa orang dengan sifat ini biasanya cenderung berat, basah, juga dingin, seumpama lumpur. Dengan ini, artinya makanan yang dikonsumsi harus jadi penyeimbang, harus berlawanan dengan itu.

"Kita bayangkan itu kaya lumpur, berarti kita mesti kasih yang berlawanan. Mereka itu dingin, jadi kasih yang hangat dan ringan. Makannya, mungkin makan porsi kecil sering-sering, terus kasih yang hangat-hangat juga," jelas Joshua.

"Kalau dia dikasih makan cake, misalnya, yang mengandung manis, berat, bisa tambah parah kondisinya," sambungnya.

Sedangkan dari sisi psikologis, biasanya orang dengan unsur bumi itu berjalan lambat namun stabil. Jika mereka sudah mulai melakukan perjalanan, biasanya bertahan dalam jangka panjang. Berbeda dengan tipe angin yang cenderung naik turun.

"Short memorinya agak susah, (tapi) long memori bagus. Jadi, disuruh SKS (sistem kebut semalam) kalau mau ujian susah. Tapi kalau sudah ingat, yang lama juga masih diingat," ungkapnya.

"Tapi kalau out of balance kecenderungan orang bumi itu jadi suka takut kekurangan, jadi kalau di rumah suka stok makanan, atau kalau traveling bawa baju banyak, takut kurang orangnya," sambung Joshua.

Angin...

baca juga

2. Unsur Angin (Vata)

Ilustrasi sayur sup ayam. (Shutterstock)
Ilustrasi sup ayam untuk energi tubuh angin. (Shutterstock)

Sebagaimana sifat angin, secara fisik biasanya ada di orang yang cenderung lebih tinggi, kurus, dan lebih mudah terserang dingin. Masalah kesehatan secara fisik, orang ini biasanya bermasalah dengan usus besar, sering mengalami kembung, diare, atau konstipasi.

Karena sifatnya yang cenderung dingin dan ringan seumpama balon, berarti ia sangat butuh penyeimbang yang berlawanan, yaitu makanan yang sifatnya berat, basah, lembap, dan berminyak.

"Jadi kalau orang yang tipe angin itu disuruh makan daun kering, salad doang, nggak cocok, nanti tubuh dan tangannya tambah dingin. Jadi mesti yang hangat, yang dimasak, seperti sup, dikasih minyak. Jadi ada unsur kehangatan di situ, ada unsur lemak, dan minyak-minyak untuk melembapkan kekeringan itu," papar Joshua.

Sifatnya yang gampang terserang dingin, biasanya orang ini punya ide brilian. Tapi sayangnya, tidak konsisten dan terbang-terbangan. Alhasil, idenya jarang yang menjadi kenyataan. Itu jugalah mengapa orang dengan unsur angin sering merasa resah dan khawatir.

Api...

3. Unsur Api (Pitta)

(Shutterstock)
Ilustrasi sayuran untuk energi tubuh api. (Shutterstock)

Secara fisik, orang dengan unsur ini memiliki perawakan yang sedang, tidak kurus dan tidak gemuk. Mereka cenderung lebih atletis. Masalah kesehatan yang sering dialami adalah lambung, penyakit maag, dan sebagainya.

Sebagaimana sifatnya api dan cenderung berminyak, tubuhnya perlu diseimbangkan dengan makanan yang berfungsi mendinginkan. Seperti jus buah, salad, sayuran, atau apapun yang menyegarkan.

"Kadang di kulit bisa jerawat, karena lebih berminyak," terang Joshua.

"Kalau dari pikiran, tipe api itu lebih gampang emosi, nggak sabaran, jadi musti cooling. Makan yang adem-adem," tutupnya kemudian.

Jadi, kamu termasuk unsur apa? Bumi, air, atau api?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti

Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 20:05 WIB

Pengobatan Traditional untuk Pecandu Narkoba

Pengobatan Traditional untuk Pecandu Narkoba

Your Say | Kamis, 26 Desember 2019 | 15:28 WIB

Minum Teh Serabut Jagung, Ini 5 Manfaat Kesehatannya

Minum Teh Serabut Jagung, Ini 5 Manfaat Kesehatannya

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB