Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 27 Desember 2019 | 20:05 WIB
Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi pasangan gemuk bahagia. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini banyak orang mengira berat badan berlebih bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Tetapi, studi baru justru mengungkapkan kelebihan berat badan sesungguhnya bisa membantu orang melawan kanker.

Indeks massa tubuh (BMI) besar kaitannya dengan kanker, diabetes, kardiovaskular dan penyakit lainnya. Namun, faktanya bertubuh gemuk juga tidak selalu buruk.

Penelitian yang dilansir dari The Sun menemukan bahwa pasien obesitas merespon lebih baik untuk pengobatan umum kanker paru-paru. Pasien obesitas yang menderita kanker merespons lebih baik terhadap obat atezolizumab daripada penderita kanker yang lebih kurus.

Atezolizumab adalah pengobatan imunoterapi umum untuk kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC). Menurut dr. Ganessan Kichenadasse, seorang peneliti onkologi medis, temuan ini cukup menarik jika dilanjutkan.

"Temuan ini sangat menarik dan meningkatkan potensi untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan BMI dengan jenis kanker lain dan obat-obatan anti-kanker lainnya," ujar dr. Ganessan Kichenadasse.

Ilustrasi orang gemuk dan langsing (shutterstock)
Ilustrasi orang gemuk dan langsing (shutterstock)

Para peneliti pun telah meriset 1.434 orang dengan 49 persen memiliki berat badan normal, 34 persen kelebihan berat badan, dan 7 persen mengalami obesitas. Hasilnya, pasien yang memiliki BMI tinggi secara signifikan lebih baik dalam melawan kanker.

"Sementara ini penelitian kami hanya melihat pada awal dan selama pengobatan. Kami masih memerlukan studi peran perlindungan potensial dari BMI tinggi dalam perawatan kanker lainnya," jelasnya.

Meskipun penelitian ini menemukan orang gemuk lebih baik melawan kanker daripada orang kurus, ini bukan berarti jadi angin segar bagi mereka yang mengalami obesitas.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Pasalnya, WHO telah memperkirakan sedikitnya 2,8 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat kelebihan berat badan atau obesitas.

baca juga

Karena itulah, penelitian mengenai hubungan BMI tinggi dan pengobatan kanker masih perlu diamati lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akankah Orang Gemuk Kena Sanksi Seperti di Jepang? Ini Kata Menkes Terawan

Akankah Orang Gemuk Kena Sanksi Seperti di Jepang? Ini Kata Menkes Terawan

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 05:05 WIB

Obesitas saat Hamil Bisa Pengaruhi IQ Anak Laki-Laki

Obesitas saat Hamil Bisa Pengaruhi IQ Anak Laki-Laki

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 07:00 WIB

Kisah Penyintas Kanker: Pulang Kemoterapi Bisa Langsung Jalan-Jalan

Kisah Penyintas Kanker: Pulang Kemoterapi Bisa Langsung Jalan-Jalan

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 10:33 WIB

Imunoterapi Disetujui FDA Sebagai Pengobatan Kanker Lini Pertama

Imunoterapi Disetujui FDA Sebagai Pengobatan Kanker Lini Pertama

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 17:41 WIB

Terkini

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

×