6 Orang Ini Berhasil Turunkan Berat Badan Dalam 2 Bulan, Begini Caranya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 07:50 WIB
6 Orang Ini Berhasil Turunkan Berat Badan Dalam 2 Bulan, Begini Caranya
Ilustrasi menurunkan berat badan (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 6 orang yang terdiri dari pria dan wanita berhasil menurunkan berat badannya sampai paling banyak 28 kilogram dalam 2 bulan.

Sebelumnya, mereka berpartisipasi dalam pelatihan fungsional 45 (F45) selama 56 hari. Selama pelatihan itu, mereka rutin latihan kardio dan berbasis kekuatan yang sejak awal gym di tahun 2012.

Penurunan berat badan terbanyak berhasil dilakukan oleh Taffy dari Deception Bay di Queensland. Dia memangkas 28,6 kilogram dan 15,1 persen lemak tubuh. Taffy pun berhasil meraih hadiah Rp 41 juta karena berhasil dalam tantangan menurunkan berat badan.

Pemenang laki-laki lainnya, Jesse dari Diamond Creek di Victoria, berhasil menurunkan berat badan hingga 21,5 kilogram dan 11,8 persen lemak tubuh. Lalu, ada Adrian dari Roxburgh Park di Victoria yang susut 14,1 kilogram dan 13,8 persen lemak tubuh.

Jesse berhasil menyelesaikan tantangan menurunkan berat badan dalam 2 bulan dengan mengurangi minum alkohol. Ia melakukan bersama teman-temannya yang saling mengingatkan untuk menghindari hal-hal penyebab kenaikan berat badan.

"Setelah kembali dari perjalanan Eropa di mana saya sangat tidak senang dengan penampilan tubuhku, saya ingin menemukan program terstruktur untuk menyambut musim panas dengan meningkatkan kesehatan dan kebugaran saya," kata Jesse, dikutip dari Daily Mail.

Ilustrasi berhasil menurunkan berat badan (shutterstock)
Ilustrasi berhasil menurunkan berat badan (shutterstock)

Adapun peserta perempuan yang berhasil menurunkan berat badannya termasuk Madie dari Carindale. Dia menurunkan berat badan 14,6 kilogram dan 8,2 persen lemak tubuh.

Madie mengungkap tantangan menurunkan berat badan selama 2 bulan ini sangat mengubah hidupnya. Ia merasa lebih baik dengan penampilannya sekarang.

"Satu tahun lalu saya memiliki berat badan lebih dari 30 kilogram dari penampilan sekarang. Saya sampai tidak bisa melakukan push up atau melompat," ujar Madie.

Tantangan menurunkan berat badan 2 bulan ini juga membuat Madie merasa lebih baik secara fisik dan mental.

Selain Madie, ada pula Gena dari New York yang menurunkan berat badan 7,98 kilogram dan 10,1 persen lemak tubuh. Lalu, Nicole dan San Diego yang kehilangan 14,45 kilogram dan 9,7 persen lemak tubuh.

Ilustrasi diet (Shutterstock)
Ilustrasi diet (Shutterstock)

Direktur Nutrisi dan Tantangan F45, Lyn Green mengatakan yang membuat para peserta berhasil menurunkan berat badan dalam 2 bulan adalah menyeimbangkan gaya hidup, pekerjaan, dan komitmennya.

Menurutnya, ketekunan seseorang adalah kunci keberhasilan mereka dalam menurunkan berat badan, antara lain:

  1. Fokus pada tujuannya mendapatkan hadiah. Sehingga mereka lebih memotivasi diri agar tetap konsisten terhadap daftar gizinya.
  2. Dukungan yang kuat dari orang di sekitar membuat para peserta lebih semangat untuk menyelesaikan tantangan menurunkan berat badan dalam 2 bulan.
  3. Persiapan matang dari peserta untuk menyelesaikan tantangan menurunkan berat badan selama 2 bulan, mulai dari makanan, latihan fisik hingga kegiatan membantu mereka mencapai tujuannya.

Bagaimana? Apakah Anda merasa terinspirasi dengan program menurunkan berat badan yang mereka jalani?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Otot dan Lemak Tubuh Pengaruhi Kecerdasan, Ini Kata Penelitian

Jumlah Otot dan Lemak Tubuh Pengaruhi Kecerdasan, Ini Kata Penelitian

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 15:40 WIB

Seiring Bertambah Usia, Lemak Perut Berdampak Buruk untuk Berpikir

Seiring Bertambah Usia, Lemak Perut Berdampak Buruk untuk Berpikir

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 09:30 WIB

Benarkah Roti Gandum Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Benarkah Roti Gandum Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 07:55 WIB

Benarkah Makan Buah Harus saat Perut Kosong? Ini Faktanya

Benarkah Makan Buah Harus saat Perut Kosong? Ini Faktanya

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 08:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB