Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 21 Januari 2020 | 19:40 WIB
Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia
Ilustrasi virus korona (Coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah China mengonfirmasi wabah virus korona (coronavirus) dari Wuhan bisa menular dan menyebar antarmanusia. Virus ini pun memicu penyakit seperti pneumonia yang telah menyebabkan tiga kematian dan menyebar lebih cepat.

Pejabat pemerintah China mengatakan dua orang di provinsi selatan negara itu telah terinfeksi virus korona dari keluarganya. Beberapa pasien yang positif terinfeksi virus korona juga mengalami demam, batuk, dan sesak napas.

"Wabah pneumonia akibat coronavirus di Wuhan dan tempat lain ini harus ditanggapi dengan serius. Pemerintah dan departemen terkait di semua tingkatan harus mengutamakan kehidupan dan kesehatan masyarakat," kata Presiden Xi Jiping, dikutip dari Fox News.

Dilansir oleh webmd.com, coronavirus adalah sejenis virus umum yang menyebabkan infeksi pada hidung, sinus atau tenggorokan bagian atas.

Kebanyakan kasus coronavirus tidak berbahaya. Namun, beberapa jenis coronavirus bisa menyebabkan kondisi serius seperti sindrom pernapasan akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Coronavirus, penyebab MERS. (Shutterstock)
Coronavirus, penyebab MERS. (Shutterstock)

Baik MERS dan SARS adalah jenis coronavirus. Tetapi, biasanya virus corona menyebabkan gejala pilek biasa yang dapat diobati dengan mudah dengan obat-obatan dan istirahat.

Bagaimana penyebaran coronavirus antar manusia?

Umumnya, coronavirus bisa menginfeksi hewan dan manusia. Sebagian besar virus korona bisa menyebar antar manusia dengan cara yang sama seperti virus penyebab flu lainnya.

Penyebarannya bisa melalui orang yang terinfeksi batuk dan bersin, menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi, dan menyentuh benda seperti gagang pintu yang disentuh orang terinfeksi.

baca juga

Hampir setiap orang menderita infeksi coronavirus setidaknya sekali dalam hidup mereka, kemungkinan besar sebagai anak kecil.

Di Amerika Serikat, coronavirus lebih umum terjadi ketika musim gugur dan musim dingin. Namun, siapa pun dapat terkena infeksi coronavirus kapan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran Virus Korona, Begini Pengendalian yang Dilakukan Inggris

Cegah Penyebaran Virus Korona, Begini Pengendalian yang Dilakukan Inggris

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 17:17 WIB

China Konfirmasi Pneumonia Coronavirus Bisa Menular Manusia ke Manusia

China Konfirmasi Pneumonia Coronavirus Bisa Menular Manusia ke Manusia

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 15:41 WIB

Ramai Kasus Pneumonia, Akankah Indonesia Keluarkan Travel Ban ke China?

Ramai Kasus Pneumonia, Akankah Indonesia Keluarkan Travel Ban ke China?

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:59 WIB

Cegah Virus Korona, Singapura Lakukan Pemeriksaan Suhu pada Para Pelancong

Cegah Virus Korona, Singapura Lakukan Pemeriksaan Suhu pada Para Pelancong

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:01 WIB

Terkini

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:00 WIB

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 18:59 WIB

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 18:56 WIB

Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta

Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 18:51 WIB

Adik Kejar Kakak Pakai Sajam di Pringsewu, Hanya Gara-gara Motor Rusak

Adik Kejar Kakak Pakai Sajam di Pringsewu, Hanya Gara-gara Motor Rusak

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 18:49 WIB

Bedak Tabur Wardah Lightening Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Bedak Tabur Wardah Lightening Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 18:45 WIB

Ekonomi yang Membentuk Isi Piring: Mengapa Makan Sehat Jadi Kemewahan?

Ekonomi yang Membentuk Isi Piring: Mengapa Makan Sehat Jadi Kemewahan?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 18:45 WIB

Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu

Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu

Sumut | Sabtu, 05 September 2026 | 18:44 WIB

Review Baby Udon: Kisah Viral yang secara Emosional Layak Dibuat Sinematik

Review Baby Udon: Kisah Viral yang secara Emosional Layak Dibuat Sinematik

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 18:35 WIB

Link Streaming Pekan I Super League 2026/2027 Borneo FC vs Persija Jakarta Malam Ini

Link Streaming Pekan I Super League 2026/2027 Borneo FC vs Persija Jakarta Malam Ini

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 18:30 WIB

×