Thailand Karantina Pasien Keempat Positif Terinfeksi Virus Corona

M. Reza Sulaiman

Rabu, 22 Januari 2020 | 18:10 WIB
Thailand Karantina Pasien Keempat Positif Terinfeksi Virus Corona
Virus Corona dari China penyebab pneumonia baru. (Shutterstock)

Suara.com - Thailand Konfirmasi Pasien Keempat Positif Terinfeksi Virus Corona

Otoritas kesehatan Thailand mengonfirmasi pasien keempat yang positif terserang novel coronavirus (nCoV) atau virus corona baru yang dibawa dari China.

Pasien warga Thailand berusia 73 tahun tersebut diketahui bepergian ke Wuhan selama liburan Tahun Baru kemarin. Setibanya di sana, pasien diketahui mengalami demam dan batuk, gejala utama pneumonia akibat virus corona.

Otoritas kesehatan pun melakukan karantina terhadap pasien. Ia Ia diawasi di bangsal terpisah di salah satu rumah sakit di Nakhon Pathom, 60 km sebelah barat Bangkok, di mana kondisinya secara berangsur-angsur membaik.

"Kami mampu mengendalikan situasi. Tidak ada kasus penularan ke sesama manusia di Thailand sebab kami mendeteksi pasien segera setelah mereka tiba," kata Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul kepada wartawan, dilansir Antara, Rabu (22/1/2020).

Anutin mengatakan dua pasien dari China lainnya sudah pulih dan diperbolehkan pulang. Sementara satu pasien lagi akan melakukan pemeriksaan ulang yang menunjukkan dirinya bersih dari virus tersebut.

Pejabat Thailand meningkatkan penyaringan di bandara-bandara guna mendeteksi penumpang dengan kondisi suhu tinggi, batuk, sakit kepala dan kesulitan bernapas, menurut kepolisian setempat.

Sebelumnya, otoritas kesehatan China mengonfirmasi kematian terbaru akibat novel coronavirus (nCoV) yang menyebabkan pneumonia.

Li Bin dari Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan satu orang meninggal dari provinsi Hubei, menjadikan total korban meninggal karena penyakit ini menjadi 9 orang.

baca juga

Data terbaru menyebut kasus nCoV yang terkonfirmasi menjadi 440 orang. Sementara itu, total orang yang diisolasi karena mengalami kontak dengan pasien mencapai 2.197, dengan 765 di antara sudah dinyatakan tidak tertular.

"Meningkatnya angka jumlah kasus ini terjadi karena pemahaman yang lebih dalam tentang penyakit, peningkatan metode diagnosis, dan pembagian alat diagnosis secara optimal," tutur Li, dilansir Reuters

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan pada Rabu (22/1). Pertemuan diagendakan untuk melihat apakah nCoV berpotensi menjadi ancaman kesehatan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selidiki Virus Corona, Dokter China Mengaku Ikut Terinfeksi

Selidiki Virus Corona, Dokter China Mengaku Ikut Terinfeksi

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:53 WIB

Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:46 WIB

Wabah Korona di China Mulai Meluas, WHO Gelar Rapat Darurat

Wabah Korona di China Mulai Meluas, WHO Gelar Rapat Darurat

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 10:18 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:53 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:51 WIB

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 09:48 WIB

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:43 WIB

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:32 WIB

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:31 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 09:30 WIB

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:25 WIB

×