Cegah DBD di Musim Hujan, Jangan Lupa Bersihkan Sekolah dan Rumah Ya!

M. Reza Sulaiman

Kamis, 13 Februari 2020 | 18:05 WIB
Cegah DBD di Musim Hujan, Jangan Lupa Bersihkan Sekolah dan Rumah Ya!
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11). (Suara.com)

Suara.com - Cegah DBD di Musim Hujan, Kebersihan Daerah Sekolah Harus Diutamakan

Indonesia mengalami peningkatan kasus DBD (demam berdarah dengue) di tengah isu virus Corona Covid-19. Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan, terutama di daerah rentan infeksi seperti rumah dan sekolah.

Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah, terutama sampah plastik pada tempatnya, tanpa disadari telah meningkatkan perkembangbiakan nyamuk pada barang-barang bekas yang terisi genangan air.

Dengan banyaknya kasus infeksi yang terjadi di sekolah, kurangnya kesadaran untuk membersihkan lingkungan sekolah juga masih menjadi tantangan dalam upaya pengendalian.

"Karena kita lihat sebagian besar anak-anak itu mendapatkan infeksinya dari sekolah. Artinya mungkin di sekitarnya masih banyak tempat-tempat perindukan nyamuk. Itu yang harus kita intervensi," katanya, dilansir Antara, Kamis (13/2/2020).

Kemudian, tantangan berikutnya yang menurutnya masih perlu diperhatikan adalah banyaknya bangunan-bangunan yang masih dalam proses pembangunan sehingga menyisakan genangan air, tempat nyamuk berkembang biak.

"Selain itu, apartemen atau rumah yang hanya untuk investasi saja, kita enggak pernah tahu di situ dibersihkan atau tidak sarang nyamuknya. Itu juga berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD," demikian Nadia Tarmizi.

Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Sejumlah upaya pencegahan dan pengendalian telah dilakukan, baik dengan memanfaatkan sistem penyelidikan epidemiologi yang ditindaklanjuti dengan fogging, maupun imbauan kepada warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup dan menyingkirkan atau mendaur ulang (3M) barang-barang yang dapat menyisakan genangan tempat nyamuk berkembang.

Namun demikian, meski upaya-upaya tersebut berjalan efektif, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi oleh semua pihak dalam upaya pencegahan dan pengendalian, salah satunya adalah kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih.

baca juga

"Sebenarnya pemberantasan DBD lebih pada perilaku masyarakat," tutupnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Isu Corona, Indonesia Juga Diterpa Peningkatan Kasus DBD

Di Tengah Isu Corona, Indonesia Juga Diterpa Peningkatan Kasus DBD

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:15 WIB

Bocah 5 Tahun Alami Stroke, Kemenkes Jawab Tuduhan Soal Virus Corona

Bocah 5 Tahun Alami Stroke, Kemenkes Jawab Tuduhan Soal Virus Corona

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 22:10 WIB

6 WNI 'Suspect Virus Corona' Kabur dari Singapura, Kemenkes Bilang Begini

6 WNI 'Suspect Virus Corona' Kabur dari Singapura, Kemenkes Bilang Begini

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 21:04 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×