Kehabisan Hand Sanitizer, Cuci Tangan Pakai Sabun Ampuh Cegah Covid-19?

M. Reza Sulaiman | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Senin, 02 Maret 2020 | 17:22 WIB
Kehabisan Hand Sanitizer, Cuci Tangan Pakai Sabun Ampuh Cegah Covid-19?
Ilustrasi membersihkan tangan dengan hand sanitizer. (Shutterstock)

Suara.com - Kehabisan Hand Sanitizer, Cuci Tangan Pakai Sabun Ampuh Cegah Covid-19?

Indonesia kini resmi menjadi salah satu negara yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Dua warga Depok ditemukan posisif virus mematikan ini pada Senin (2/3/2020).

Kewaspadaan tentu akan semakin ditingkatkan, termasuk pencegahan. Salah satu yang digalakkan dalam upaya pencegahan virus yang berasal dari Wuhan, China, ini adalah dengan mempraktikkan kebersihan lewat mencuci tangan.

Sayangnya, masyarakat mulai mengeluhkan kelangkaan stok hand sanitizer di pasaran. Hal ini pun dikeluhkan oleh netizen di media sosial.

Meski begitu tak perlu khawatir, pakar mengatakan mencuci tangan sejatinya dilakukan dengan menggunakan air mengalir dan sabun, punya keampuhan sama seperti hand sanitizer untuk membunuh virus penyebab corona covid-19.

Dikutip dari The Guardian, para pakar menyetujui bahwa untuk bisa membunuh sebagian besar virus, dalam hand sanitizer dibutuhkan setidaknya 60 persen alkohol (kebanyakan mengandung 60-95 persen). Sally Bloomfield, dosen di London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan bahwa virus lebih kebal terhadap disinfektan ketimbang bakteri.

Virus corona covid-19, untungnya, adalah virus yang terbungkus alias envelope virus, sehingga alkohol bisa menyerangnya dan menurunkan ancamannya. Oleh karena itu, kuncinya adalah kapan menggunakannya. Namun pilihan terbaik tetap jauh kepada mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Mengapa? Menurut sebuah studi tahun 2019 yang dilakukan American Society for Microbiology, mencuci tangan lebih efektif ketimbang hand sanitizer karena sabun memiliki kandungan antibakteri ringan, meski tidak membunuh virus.

Mencuci tangan bisa membersihkan tangan dari kotoran, dan tentu saja virus. Basahi tangan dengan air mengalir, sabuni secara menyeluruh di kedua tangan baik di antara jemari dan di bawah kuku, bilas di bawah air mengalir selama 20 detik lalu keringkan dengan tisu dan gunakan tisu tersebut untuk menutup keran air.

Bahkan faktanya, juru bicara dari perusahaan Kao mengatakan bahwa terlalu banyak hand sanitizer malah bisa menyebabkan iritasi dan meningkatkan sensitivitas kulit, karena membuatnya kering dan menghilangakan minyak alaminya.

"Kulit yang rusak membuatnya rentan akan infeksi, maka hand sanitizer, seperti kebanyakan hal, lebih baik digunakan secukupnya saja, yakni apabila tidak ada pilihan untuk mencuci tangan," demikian tulis situs tersebut.

Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (shutterstock)
Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (shutterstock)

Covid-19 adalah penyakit yang baru, sehingga belum ada yang mengetahui bagaimana ia menyebar. Menurut National Health Services, kemungkinan besar virus ini disebarkan melalui droplet dari orang ke orang dan sangat tidak mungkin disebarkan melalui makanan ataupun paket.

Sebuah virus membutuhkan sebuah inang atau sel yang hidup untuk bereproduksi. Sehingga jangan menggosok mata, menyentuh mulut atau luka terbuka apabila tanganmu sedang kotor, hindari melakukan hal-hal tersebut hingga kamu bisa mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Bloomfield menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer pada waktu-waktu tertentu, misal saat kembali ke meja kerja atau tempat duduk di pesawat. Hindari menyentuh apapun yang tak perlu dan perhatikan apa yang Anda sentuh.

"Apabila semua orang melakukan praktik kebersihan yang baik, maka Anda kemungkinan besar sudah menjauhkan diri (dari virus corona), dan sudah jelas jika Anda tak terjangkit maka Anda tidak akan menularkannya," tutup Bloomfield.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Positif Corona, Menkes: Daripada Ribut, Saya Mau Datangi Rumahnya

WNI Positif Corona, Menkes: Daripada Ribut, Saya Mau Datangi Rumahnya

News | Senin, 02 Maret 2020 | 17:17 WIB

2 WNI Positif  Corona, Harga Masker Naik dari Rp 35 Ribu Jadi Rp 350 Ribu

2 WNI Positif Corona, Harga Masker Naik dari Rp 35 Ribu Jadi Rp 350 Ribu

News | Senin, 02 Maret 2020 | 17:01 WIB

Menkes: Tidak Semua yang Kontak Langsung dengan WN Jepang Kena Covid-19

Menkes: Tidak Semua yang Kontak Langsung dengan WN Jepang Kena Covid-19

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 16:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB