Jalan Kaki 2.100 Langkah Per Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 08 Maret 2020 | 12:27 WIB
Jalan Kaki 2.100 Langkah Per Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi jalan kaki [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian oleh University of California San Diego mennemukan bahwa berjalan kaki 2.100 hingga 4.500 langkah sehari mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 38 persen.

Karena itu, dokter menyarankan orang dari semua usia harus berjalan sekitar 10 ribu langkah per hari, terutama orang lanjut usia.

Studi terpisah telah menemukan orang payuh baya dan lanjut usia yang berjalan lebih banyak, maka berisiko lebih rendah menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.

Keuntungan dari jalan kaki bagi orang paruh baya ini pun telah diteliti oleh dua studi yang dipresentasikan pada konferensi Epidemiologi dan Pencegahan Asosiasi Jantung Amerika di Phoenix, Arizona.

Studi pertama, Profesor Andrea LaCroix dan rekannya mengamati 6.000 wanita dengan usia rata-rata 79 tahun. Mereka menemukan bahwa wanita yang berjalan antara 2.100 dan 4.500 langkah lebih sehat daripada mereka yang melakukan kurang dari 2.100.

Bahkan wanita lanjut usia yang berjalan lebih dari 4.500 langkah per hari bisa mengurangi risiko penyakit mereka hingga 48 persen.

Ilustrasi jalan kaki (shutterstock)
Ilustrasi jalan kaki (shutterstock)

"Ada sedikit bukti bahwa orang perlu berjalan 10 ribu langkah setiap hari untuk mendapatkan manfaat kardiovaskular," kata Profesor LaCroix dikutip dari Daily Mail.

Sebuah studi oleh University of Massachusetts juga melihat manfaat berjalan kaki pada orang setengah baya. Mereka memantau kesehatan fisik dari 20 ribu orang yang berjalan kaki.

Mereka menemukan bahwa orang yang paling banyak berjalan kaki per hari selama 9 tahun memiliki risiko diabetes 43 persen lebih rendah.

baca juga

Selain diabetes, mereka juga memiliki risiko tekanan darah tinggi 31 persen lebih rendah daripada orang yang jarang jalan kaki.

Penelitian ini sekaligus membuktikan bahwa diabetes dan tekanan darah tinggi tidak bisa dihindari, tetapi seseorang bisa mengurangi risikonya dengan cara olahraga teratur.

Menurut NHS, orang dewasa berusia 19 hingga 64 tahun harus mencoba aktif secara fisik agar tetap sehat dan mengurangi risiko menderita penyakit tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Hits: Cepat Langsing dengan Piloxing, Bahaya Bercinta Pakai Tisu Magic

Lagi Hits: Cepat Langsing dengan Piloxing, Bahaya Bercinta Pakai Tisu Magic

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 10:32 WIB

Manfaat Lain Jus Jeruk, Atasi Obesitas hingga Diabetes

Manfaat Lain Jus Jeruk, Atasi Obesitas hingga Diabetes

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:09 WIB

Waspada, Corona Covid-19 Lebih Berisiko pada Orang dengan Penyakit Ini!

Waspada, Corona Covid-19 Lebih Berisiko pada Orang dengan Penyakit Ini!

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:59 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×