Cegah Dampak Virus Corona Covid-19, Ini Saran Ahli untuk Ibu Hamil!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 Maret 2020 | 11:05 WIB
Cegah Dampak Virus Corona Covid-19, Ini Saran Ahli untuk Ibu Hamil!
Ilustrasi ibu hamil (shutterstock)

Suara.com - Jumlah kasus pasien positif dan meninggal akibat virus corona Covid-19 masih meningkat di luar China. Royal College of Obstetricians and Gynaecologists pun telah memberikan pedoman untuk ibu hamil terkait virus corona Covid-19.

Pihaknya telah mengonfirmasi bahwa ibu hamil mungkin tidak terlalu rentan terhadap virus corona Covid-19 daripada populasi umum. Tetapi, wanita hamil perlu pedoman khusus terkait infeksi virus corona Covid-19.

Menurut laporan Manchester Evening News dilansir oleh The Sun, janin mungkin tidak terpapar virus corona Covid-19 selama kehamilan, setelah serangkaian tes medis dari sampel ibu yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Sebelumnya, orang tua, orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah dan memiliki diabetes lebih rentan mengalami gejala virus corona Covid-19 lebih parah dari lainnya, seperti pneumonia.

Tetapi, gejala yang lebih parah dari virus corona Covid-19 ini juga bisa dialami oleh wanita hamil. Sehingga mereka perlu diidentifikasi dan segera ditangani medis.

Ibu hamil di transportasi umum. (Shutterstock)
Ibu hamil di transportasi umum. (Shutterstock)

Saat ini, ada satu kasus wanita positif corona Covid-19 yang membutuhkan ventilasi mekanik pada usia kehamilan 30 minggu. Setelah itu ia menjalani operasi caesar darurat dan melalui pemulihan yang baik.

Laporan tersebut juga tidak menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa meningkatkan risiko keguguran di usia dini kehamilan pada wanita hamil.

Meski begitu, ibu hamil disarankan menguhubungi tim darurat medis jika khawatir terkena paparan atau memiliki gejala yang mengarah ke infeksi virus corona Covid-19. Hal sama juga berlaku bagi mereka yang baru saja kembali dari daerah terinfeksi virus corona.

"Wanita hamil disarankan melakukan isolasi diri atau harus tinggal di dalam rumah untuk menghindari kontak dengan orang lain selama 14 hari," tulis dalam laporan tersebut.

baca juga

Wanita hamil pun disarankan menghubungi petugas medis untuk pemeriksaan kehamilan rutin, supaya tidak perlu keluar rumah yang bisa mengancam kesehatannya di tengah virus corona Covid-19.

Jika diperlukan pemeriksaan di rumah sakit, wanita hamil disarankan berpergian menggunakan transportasi pribadi. Pastikan pula Anda mendapatkan triase atau prioritas ketika periksa sebelum tiba di rumah sakit.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Tidak Perlu Panik di Tengah Wabah Corona Covid-19

5 Alasan Tidak Perlu Panik di Tengah Wabah Corona Covid-19

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:28 WIB

Jangan Asal, Ini Langkah Tepat Bersihkan Tangan Pakai Hand Sanitizer

Jangan Asal, Ini Langkah Tepat Bersihkan Tangan Pakai Hand Sanitizer

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 09:45 WIB

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak 19 Orang, Pahami Istilah Imported Case

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak 19 Orang, Pahami Istilah Imported Case

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 08:58 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×