Viral Bawang Merah Dapat Menyerap Virus Corona, Begini Kata Kominfo

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 30 Maret 2020 | 15:29 WIB
Viral Bawang Merah Dapat Menyerap Virus Corona, Begini Kata Kominfo
Pesan berantai tentang bawang merah yang dikupas (WhatsApp)

Suara.com - Pernah kah Anda mendapat pesan di WhatsApp tentang bawang merah kupas dapat menangkal virus corona baru? Pesan yang telah meluas di masyarakat ini diklaim berasal dari penemuan dokter di China.

Dalam pesan tersebut dikatakan cara kerja dari bawang merah kupas tersebut adalah dengan menyedot virus dan kuman, lalu memasukannya ke intra sel, kemudian dicerna dalam vakuola dan membunuhnya.

"Akhirnya dokter ini mendapatkan kesimpulan : Jadi tempatkanlah beberapa butir bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga," klaim pesan tersebut.

Sejak pesan ini menyebar, tidak sedikit masyarakat yang kemudian mempraktikannya. Hal ini diketahui dari berbagai cuitan warganet yang terkejut adanya bawang merah di setiap sudut rumah mereka.

"Emg bener naro bawang merah bisa nangkal virus?," cuit salah seorang warganet. Ia juga mengunggah foto bawang merah yang telah dikupas.

Pesan berantai tentang bawang merah yang dikupas (WhatsApp)
Pesan berantai tentang bawang merah yang dikupas (WhatsApp)

"Mau ibukku tiba tiba mlbu kamar ngandani "iki tak kei bawang merah neng kene ojo dibuang yo,iki nggo menangkal racun po virus" lah emang tenann? (Tadi ibuku tiba-tiba masuk kamar ngasih tau 'ini aku kasih bawang merah di sini jangan dibuang ya, ini buat menangkal racun atau virus' emang benar?)," tulis warganet lain yang mengalami hal serupa.

Cuitan tentang bawang merah (Twitter)
Cuitan tentang bawang merah (Twitter)

Sebenarnya ini bukan lah hoaks baru. Bahkan, Kominfo telah meluruskan berita ini sejak pertengahan Februari 2020 lalu.

"Telah beredar di beberapa media sosial bahwa bawang merah dapat menyerap virus. Informasi tersebut hanyalah mitos seperti yang dijelaskan oleh salah satu sumber National Onion Association (NOA). Sebuah organisasi yang mewakili petani, pedagang, eksporter dan importer bawang merah di Amerika Serikat yang ada sejak 1913," tulis Kominfo dalam situs resminya.

Dalam artikel yang diterbitkan oleh NOA menjelaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah bawang merah mentah yang dipotong bisa menyerap kuman atau meredakan udara dari racun.

baca juga

Tidak hanya di Indonesia, di Inggris pun beredar kabar yang sama. Perbedaannya, di sana orang-orang percaya bahwa bawang bombay dapat 'mengusir' SARS-CoV-2. Tetapi sekali lagi, kabar ini tidak lah benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindiran Pedas Deddy Corbuzier ke Pemerintah Indonesia Terkait Corona

Sindiran Pedas Deddy Corbuzier ke Pemerintah Indonesia Terkait Corona

Entertainment | Senin, 30 Maret 2020 | 15:26 WIB

Pakar Virus: Harusnya Corona Lebih Cepat Mati di Indonesia daripada Wuhan

Pakar Virus: Harusnya Corona Lebih Cepat Mati di Indonesia daripada Wuhan

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 15:10 WIB

Jokowi Tetapkan Tahapan Baru Lawan Covid-19, Istilahnya Buat Publik Bingung

Jokowi Tetapkan Tahapan Baru Lawan Covid-19, Istilahnya Buat Publik Bingung

News | Senin, 30 Maret 2020 | 14:59 WIB

Terkini

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×