Ramah Diet, 5 Makanan Rendah Kalori Ini Cocok untuk Teman Karantina

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 13:05 WIB
Ramah Diet, 5 Makanan Rendah Kalori Ini Cocok untuk Teman Karantina
ilustrasu pilih camilan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Selain persoalan mental, hal mengkhawatirkan dari berada di rumah dalam jangka panjang adalah naiknya berat badan. Oleh karenanya saat masa isolasi, Anda perlu menyiapkan makanan yang jika banyak dikonsumsi tidak akan membuat berat badan naik signifikan.

Mengalihbahasakan dari Insider, beberapa makanan rendah kalori tersebut adalah:

1. Kembang Kol

Meskipun warnanya pucat, kembang kol memiliki kandungan yang sama dengan sayuran hijau. Sayur yang satu ini mengandung antikoksidan dan phytochemical di mana keduanya bisa melawan penyakit kronis.

Selain itu, kembang kol adalah sumber folat, serat, vitamin C dan K, serta kandungan 25 kalori dalam satu porsi.

Ilustrasi buah jeruk. (Shutterstock)

2. Jeruk

Banyak orang lebih mengenal jeruk dengan kandungan vitamin C. Padahal buah yang satu ini memiliki kandungan lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Vitamin C pada jeruk memproduksi kolagen sehingga penting untuk menjaga kulit agar bebas dari kerusakan. Jeruk juga rendah kalori, sementara serabut putih dalam jeruk yang biasa dibersihkan atau empulur memiliki serat yang tinggi.

Empelur mampu membantu menurunkan kadar kolestetol dan gula darah.

3. Brokoli

Brokoli paling bergizi saat dimakan mentah atau dikukus. Sayuran super ini mengandung sulforaphane, yakni anticarcinogen yang berfungsi menghancurkan bahan kimia penyebab kanker.

Brokoli juga mengandung vitamin A, C, E, dan K. Sementara itu, satu porsi brokoli kukus mengandung sekitar 20% dari kebutuhan serat harian dengan jumlah kalori yang rendah.

Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]
Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]

4. Blewah

Buah blewah cocok untuk Anda makan saat karantina berlangsung. Kandungan beta karotennya baik untuk mata. Selain itu, blewah juga mengandung kalium, vitamin A dan C, dan 90 persen kandungan air.

Jangan khawatir, kandungan kalori blewah hanya 55 dalam satu porsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: Isolasi Diri dari Virus Corona Bukan Mengasingkan Diri

Kemenkes: Isolasi Diri dari Virus Corona Bukan Mengasingkan Diri

News | Senin, 06 April 2020 | 11:55 WIB

Tahan Lama, 8 Bahan Makanan yang Perlu Disimpan saat Isolasi Covid-19

Tahan Lama, 8 Bahan Makanan yang Perlu Disimpan saat Isolasi Covid-19

Health | Senin, 06 April 2020 | 09:42 WIB

Cara Jitu Mengawetkan Makanan saat Karantina

Cara Jitu Mengawetkan Makanan saat Karantina

Video | Senin, 06 April 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB