Waspada, 6 Kebiasaan Makan yang Bisa Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 08 April 2020 | 12:41 WIB
Waspada, 6 Kebiasaan Makan yang Bisa Menurunkan Daya Tahan Tubuh
Ilustrasi Roti dan Kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi corona Covid-19 berlangsung, kesehatan dan kekebalan tubuh menjadi hal yang diperlukan agar tetap sehat. Sayangnya ada beberapa makanan dan kebiasaan makan yang bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Seorang Nutrisionis dan penulis New York Times, Cynthia Sass, MPH, RD berbagi melalui Health mengenai makanan dan kebiasaan makanan yang menurunkan daya tahan tubuh. Mari simak!

1. Makan Makanan Begaram Terlalu Banyak

Sebuah penelitian baru dari University Hospital of Bonn yang dilakukan pada manusia dan tikus menyimpulkan bahwa terlalu banyak garam dapat menyebabkan defisiensi imun. Para peneliti menemukan bahwa ketika ginjal mengeluarkan kelebihan natrium, efek yang terjadi adalah pengurangan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri.

Mengalihbahasakan dari Health, Covid-19 adalah penyakit infeksi virus yang dapat menyebabkan infeksi bakteri sekunder. Penelitian tersebut menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kelebihan natrium dan fungsi kekebalan secara keseluruhan.

Menurut Dietary Guidelines for Americans, batas harian natrium yang disarankan adalah di bawah 2.300 mg per hari untuk orang dewasa yang sehat, kurang dari asupan rata-rata aktual 3.440 mg per hari.

Ilustrasi keripik kentang. [Shutterstock]
Ilustrasi keripik kentang. [Shutterstock]

Menurut CDC, lebih dari 70% konsumsi natrium orang Amerika berasal dari makanan olahan. Itulah sebabnya cara terbaik untuk mengekang asupan Anda adalah dengan membatasi produk olahan, seperti sup kalengan dan pizza beku. Periksa kadar natrium per sajian pada label Fakta Gizi.

"Sedangkan untuk mengasinkan makanan, satu sendok teh garam meja mengandung 2.300 mg natrium. Jika Anda menggunakan sedikit garam untuk membumbui makanan segar, Anda masih bisa tetap di bawah batas yang disarankan," tulis Cynthia Sass dalam Health.

2. Gula Berlebih

baca juga

Mengurangi kelebihan gula bermanfaat bagi kesehatan tubuh termasuk soal kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa setelah puasa semalam, manusia yang diberi 100 gram gula mengalami pengurangan kemampuan sel kekebalan untuk menelan bakteri. Efek terbesar ditemukan antara satu dan dua jam kemudian namun penurunan kekebalan akan bertahan hingga lima jam.

The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi gula tambahan yang terkandung dalam makanan. Lembaga tersebut menyatatakn, bahwa konsumi gula sebaiknya tidak lebih dari enam sendok teh per hari untuk wanita dan sembilan untuk pria.

Satu sendok teh sama dengan empat gram gula tambahan, sehingga 24 dan 36 gram gula tambahan masing-masing untuk wanita dan pria setiap hari.

Jika saat stres Anda selalu ingin makanan bergula, maka cobalah pereda stres lain. "Anda bisa menjangkau orang-orang terkasih, berlatih meditasi, melakukan latihan dalam ruangan, atau bahkan bermain video game," tulis Chyntia.

Ilustrasi kue red velvet. (Unsplash/Heather M)
Ilustrasi kue red velvet. (Unsplash/Heather M)

3. Kafein Berlebih

Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-peradangan. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur yang akan meningkatkan peradangan dan mengganggu kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, pastikan minum kopi 6 jam sebelum jam tidur agar tidak mengganggu kekebalan tubuh.

4. Terlalu Banyak Alkohol

Mengonsumsi alkohol yang berlebihan, bahkan dalam jangka pendek dapat mengubah sistem kekebalan tubuh.

Melansir Health, dalam sebuah makalah yang diterbitkan melalui jurnal Alcohol Research, para peneliti mencatat bahwa ada hubungan yang telah lama diamati antara asupan alkohol yang berlebihan dan respon imun yang melemah.

Efeknya termasuk peningkatan kerentanan terhadap pneumonia dan kemungkinan yang lebih besar untuk mengembangkan sindrom stres pernapasan akut (ARDS).

5. Kurang Serat

Serat mendukung kesehatan pencernaan yang baik dan membantu mengubah susunan bakteri usus dengan cara yang meningkatkan kekebalan tubuh dan suasana hati.

Penelitian menunjukkan bahwa asupan serat makanan dan prebiotik yang lebih tinggi mendukung fungsi kekebalan tubuh yang lebih sehat, termasuk perlindungan terhadap virus. Serat yang memadai juga meningkatkan kualitas tidur.

Ilustrasi junk food. (shutterstock)
Ilustrasi junk food. (shutterstock)

Menurut Cynthia Sass, cara terbaik untuk meningkatkan asupan serat adalah dengan mengonsumsi lebih banyak makanan utuh, termasuk sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, kacang buncis, dan biji-bijian.

"Tukar sereal manis dengan oatmeal yang ditambah buah dan kacang di atasnya, ganti daging tanpa serat dengan kacang atau lentil, tukar kudapan dalam kemasan, seperti kue dan keripik, dengan kombo buah dan kacang," tulis Cynthia Sass.

6. Kurang Sayur Hijau

Sayuran hijau dianggap mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Tumbuhan ini memberikan nutrisi penting yang untuk membantu fungsi kekebalan tubuh, termasuk vitamin A dan C, plus folat.

Sayuran hijau juga menawarkan senyawa bioaktif yang melepaskan sinyal kimia dan mengoptimalkan imunitas dalam usus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Dokter Virus Corona Meninggal, Kali Ini dr Karnely Herlena

Lagi Dokter Virus Corona Meninggal, Kali Ini dr Karnely Herlena

News | Rabu, 08 April 2020 | 12:04 WIB

Gelombang PHK Virus Corona, 21 Hotel di Tanjungpinang Pecat Karyawan

Gelombang PHK Virus Corona, 21 Hotel di Tanjungpinang Pecat Karyawan

News | Rabu, 08 April 2020 | 11:59 WIB

Diterpa Corona, Toyota Kemungkinan Revisi Target Penjualan

Diterpa Corona, Toyota Kemungkinan Revisi Target Penjualan

Otomotif | Rabu, 08 April 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:55 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB

×