Kabar Baik, Beberapa Vaksin Covid-19 Sudah Siap ke Tahap Pengujian Manusia

Irwan Febri Rialdi, Fita Nofiana

Kamis, 09 April 2020 | 17:46 WIB
Kabar Baik, Beberapa Vaksin Covid-19 Sudah Siap ke Tahap Pengujian Manusia
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Kabar baik, berbagai perusahaan pengembang vaksin untuk Covid-19 di berbagai negara mulai berada pada tahap pengujian manusia.

Melansir dari New York Times, perusahaan Biotek Novavax yang berbasis di Maryland menyatakan akan menguji coba vaksin postensial di pertengan Mei. Novavax adalah salah satu dari sekitar 24 perusahaan yang telah mengumumkan program vaksin potensial.

Dalam keadaan normal, pengembangan vaksin dan perawatan baru akan memakan waktu bertahun-tahun. Namun, industri farmasi berlomba-lomba untuk membuat vaksin dengan cepat melalui bantuan pemerintah dan perusahaan nirlaba.

Selain Novavax, perusahaan biotek Moderna juga sudah dalam uji klinis, mereka sudah mulai pengujian pada 15 Maret. Sementara vaksin yang dikembangkan oleh Inovio Pharmaceuticals sudah disuntikkan ke sukarelawan dewasa pertama pada Senin (6/4/2020).

Raksasa perawatan kesehatan Johnson & Johnson juga mengharapkan untuk memulai uji klinis vaksin pada September. Vaksin tersebut didukung oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.

Sementara vaksin eksperimental yang dikembangkan oleh para peneliti di University of Pittsburgh dan Baylor College of Medicine di Houston juga sedang menunggu izin dari Food and Drug Administration (FDA) untuk memulai pengujian pada manusia.

Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

"Kita semua berusaha melakukan sesuatu yang hampir tidak ada presedennya, yaitu mempercepat vaksin di tengah pandemi," kata Dr. Peter Hotez, yang merupakan co-direktur Pusat Vaksin Anak Rumah Sakit Texas.

Dilansir dari New York Times, vaksin adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran lebih lanjut karena meningkatkan pertahanan alami sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, banyak perusahaan berjuang dengan cara bermitra dengan perusahaan manufaktur untuk memproduksi vaksin.

"Jika Anda medapatkan vaksin, Anda dapat berjalan keluar tanpa takut terinfeksi virus Covid-19," kata Dr. Gregory Glenn, presiden untuk penelitian dan pengembangan di Novavax.

baca juga

"Karena itu, semua orang sangat termotivasi dan bekerja untuk bergerak cepat," tambahnya.

Novavax sendiri telah bekerja pada vaksin eksperimental untuk SARS dan MERS yang terkait erat dengan virus corona baru. Perusahaan ini juga memiliki vaksin flu musiman dan virus pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Positif Corona naik Tajam, Ini Daerah Pesebarannya

Kasus Positif Corona naik Tajam, Ini Daerah Pesebarannya

News | Kamis, 09 April 2020 | 17:00 WIB

Cegah Corona, Malaysia Pulangkan TKI Ilegal

Cegah Corona, Malaysia Pulangkan TKI Ilegal

Foto | Kamis, 09 April 2020 | 16:59 WIB

Sudah Drama Tak Mau Karantina, Selebgram Positif COVID-19 Mewek Minta Maaf

Sudah Drama Tak Mau Karantina, Selebgram Positif COVID-19 Mewek Minta Maaf

Lifestyle | Kamis, 09 April 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×