Masker Kain Bisa Cegah Corona Covid-19, Seberapa Efektif?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 11 April 2020 | 16:00 WIB
Masker Kain Bisa Cegah Corona Covid-19, Seberapa Efektif?
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Masker Kain Disebut Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Seberapa Efektif?

Jika sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penggunaan masker hanya untuk mereka yang sakit, kini mereka yang sehat juga dianjurkan untuk memakainya.

Pada 3 April 2020 lalu, CDC (Centre of Disease Control and Prevention) di Amerika Serikat juga merekomendasikan penggunaan masker kain buatan rumah sebagai alternatif penggunaan masker untuk masyarakat umum.

Hal ini untuk mengurangi kelangkaan masker medis medis hingga N95 yang digunakan untuk tenaga kesehatan. Tapi, seberapa efektifkah penggunaan masker kain untuk mencegah penyebaran Covid-19?

Achmad Yurianto Jubir Covid-19 saat Pakai Masker Kain (Youtube BNPB Indonesia)
Achmad Yurianto Jubir Covid-19 saat Pakai Masker Kain (Youtube BNPB Indonesia)

"Kami menilai ketika aturan Social dan Physical distancing sukar diterapkan, maka penggunaan masker kain untuk umum dinilai cukup efektif untuk menurunkan risiko penularan COVID 19," kata dr M. Hud Suhargono, SpOG(K), Humas Keluarga Penyangga Indonesia, melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (11/4/2020).

Terlebih, belakangan banyak ditemukan kasus asimptomatik atau tanpa gejala. Hal itu membuat risiko penyebaran semakin tinggi. Sebab itu penggunaan masker kain menjadi penting.

"Masker sebaiknya digunakan oleh semua orang bukan hanya orang yang sedang sakit batuk pilek dan panas," kata dr Hud.

Bahan masker yang berasal dari kain bahan baju membuat masyarakat mudah membuat dan mendapatkan akses. Sehingga masyarakat tidak lagi keluar tanpa menggunakan masker sama sekali, dan meningkatkan risiko tertular.

"Kami (Keluarga Penyangga Indonesia) menyarankan masyarakat memakai masker kain multi layer untuk meningkatkan efektifitas proteksi terhadap penularan virus. Selain itu, salah satu keuntungan lainnya adalah bahan masker kain ini bisa dicuci lagi dengan deterjen biasa sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam merawat dan menggunakannya," kata dr Hud.

baca juga

Penggunaan masker juga didukung penelitian di Cambridge pada 2013, yang membuktikan bahan kain masker non medis ini cukup efektif menahan penularan virus.Ini dikarenakan ukuran virus corona sendiri sebesar 0,12 hingga 0,18 mikron.

Hasil menunjukkan pada partikel berukuran 0,02 mikron, masker bedah efektif menahan sebesar 97 persen. Sedangkan masker kain efektif menahan 83 persen, bila digunakan satu lapis.Maka, apabila masker kain digunakan dua lapis, maka efektivitasnya hampir sama dengan masker bedah yaitu 93 persen.

Berbeda dengan masker dari bahan katun, bila hanya satu lapis bisa menahan sebanyak 69 persen, sedangkan jika dua lapis menahan sebesar 71 persen.

"Yang perlu ditekankan dalam kampanye Penggunaan Masker Kain untuk Publik ini adalah bahwa masker adalah bagian satu paket strategi pemutusan rantai penularan COVID 19 ini," tutup dr Hud.

Meski demikian, aturan untuk tetap jaga jarak minimal 2 meter, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan banyak melakukan kegiatan di dalam rumah juga tidak boleh dilupakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona Covid-19, Perlukah Anak-Anak Pakai Masker Kain?

Cegah Virus Corona Covid-19, Perlukah Anak-Anak Pakai Masker Kain?

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 15:17 WIB

Kenali 4 Jenis Masker Sesuai Kebutuhan

Kenali 4 Jenis Masker Sesuai Kebutuhan

Video | Jum'at, 10 April 2020 | 14:47 WIB

Gaya Nyentrik Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Pakai Masker Kain

Gaya Nyentrik Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Pakai Masker Kain

Video | Kamis, 09 April 2020 | 21:36 WIB

Terkini

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

×