Hasil Uji Klinis, Remdesivir Jadi Obat Potensial untuk Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 13 April 2020 | 13:20 WIB
Hasil Uji Klinis, Remdesivir Jadi Obat Potensial untuk Covid-19
ilustrasi ahli kimia [shutterstock]

Suara.com - Menurut sebuah penelitian dari Gilead Sciences yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, sebagian pasien Covid-19 kondisinya membaik setelah menerima obat eksperimental remdesivir. Gilead Science mengatakan, bahwa uji klinis obat tersebut telah dilakukan pada 53 pasien.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), obat tersebut mulanya dikembangkan untuk mengobati Ebola dan sejak itu ditemukan memiliki kualitas antivirus.

"Kami tidak dapat menarik kesimpulan pasti dari data ini," kata Jonathan D Grein, direktur epidemiologi rumah sakit di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles.

"Tetapi pengamatan dari kelompok pasien rawat inap yang menerima remdesivir sungguh bisa diharapkan," tambahnya.

Pasien yang telah diuji klinis terdiri dari 22 orang berada di Amerika Serikat, 22 di Eropa atau Kanada, dan sembilan di Jepang. Mereka menerima suntikan remdesivir 200mg pada hari pertama, diikuti oleh 100mg setiap hari selama sembilan hari pengobatan.

Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Para peneliti mengatakan selama masa tindak lanjut rata-rata 18 hari, 36 pasien dengan dukungan oksigen telah membaik termasuk 17 dari 30 pasien yang menerima ventilasi mekanis. Sebanyak 25 pasien dipulangkan.

Tujuh pasien meninggal, enam di antaranya adalah pasien yang menerima ventilasi invasif dan satu pasien yang belum menerima ventilasi invasif.

Studi ini menunjukkan bahwa 32 pasien melaporkan efek samping di mana yang paling umum mengalami peningkatan enzim hati, diare, ruam, gangguan ginjal dan hipotensi.

Efek samping ini lebih sering terjadi pada pasien yang menerima ventilasi invasif. Dua belas di antaranya memiliki gejala buruk yang serius seperti sindrom multi fungsi organ, syok septik, cedera ginjal akut dan hipotensi.

baca juga

Peneliti mengakui masih butuh penelitian lebih jauh, sehingga remdesivir masih belum disetujui untuk obat Covid-19 di negara mana pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna KRL di Bogor Membludak Sejak Subuh, Petugas Curhat Kewalahan

Pengguna KRL di Bogor Membludak Sejak Subuh, Petugas Curhat Kewalahan

Jabar | Senin, 13 April 2020 | 12:50 WIB

CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter

CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter

Health | Senin, 13 April 2020 | 12:49 WIB

Panen Pujian, Kades Wonosobo Hibahkan Lahan untuk Pemakaman Pasien Corona

Panen Pujian, Kades Wonosobo Hibahkan Lahan untuk Pemakaman Pasien Corona

Jawa Tengah | Senin, 13 April 2020 | 12:53 WIB

Terkini

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

×