Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 13 April 2020 | 18:49 WIB
Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menyebut hipertensi dan diabetes sebagai penyakit penyerta yang membuat pasien virus Corona Covid-19 meninggal dunia.

Dalam siaran terbarunya, Yurianto kembali menyiarkan kabar duka di mana sebanyak 4.557 orang terinfeksi virus corona atau Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 399 orang terpaksa meregang nyawanya.

"Yang terpaksa harus meninggal pada hari ini ada 26 orang, sehingga totalnya menjadi 399 orang," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (13/4/2020).

Ia mengatakan ratusan korban jiwa itu meninggal karena mayoritas memiliki penyakit penyerta atau penyakit komorbid. Penyakit yang sudah dimiliki lebih dulu sebelum virus corona menginfeksi tubuh yang menyebabkan risiko gejala semakin berat. Mereka juga berusia tak muda lagi.

"Sebagian besar dari yang meninggal terutama pada kelompok usia di atas 50 tahun, dan memiliki penyakit-penyakit komorbid, penyakit-penyakit sebelumnya," ujar Yurianto.

Data temuan pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia, menunjukkan mereka paling banyak mengidap penyakit hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan penyakit kronis penyakit seperti jantung, ginjal, hingga stroke.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Ditemukan juga banyak dari mereka berpenyakit diabetes, hingga gangguan pernapasan akut yang menganggu kinerja paru-paru, lalu diperparah dengan terinfeksi Covid-19.

"Di antaranya dari data yang kami miliki terbanyak adalah tekanan darah tinggi yang sudah bertahun-tahun. Penyakit diabetes kencing manis yang sudah berjalan bertahun, dan beberapa dengan penyakit paru-paru yang kronis, semisal asma bronchitis dan TBC," paparnya.

Dirjen P2P Kemenkes itu tetap optimis Indonesia bisa menang perang melawan Covid-19, selama warganya patuh dan taat untuk menjaga jarak dan berdiam diri di rumah. Apalagi kini DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Oleh karena itu optimisme kita gali bersama, kita bangkit bersama. Penyabaran masih terjadi. Oleh karena itu PSBB adalah kebijakan pemerintah yang harus dipatuhi, bukan hanya untuk diketahui tapi harus dijalankan dan dipatuhi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangerang Raya Resmi Terapkan PSBB Corona Sabtu 18 April Pukul 00.00 WIB

Tangerang Raya Resmi Terapkan PSBB Corona Sabtu 18 April Pukul 00.00 WIB

Banten | Senin, 13 April 2020 | 18:43 WIB

Ridwan Kamil Wacanakan Bandung Raya Ikut Terapkan PSBB Corona Pekan Depan

Ridwan Kamil Wacanakan Bandung Raya Ikut Terapkan PSBB Corona Pekan Depan

Jabar | Senin, 13 April 2020 | 18:37 WIB

Agar Masyarakat Paham, DERU UGM Lakukan Penyuluhan Covid-19 ke Desa

Agar Masyarakat Paham, DERU UGM Lakukan Penyuluhan Covid-19 ke Desa

Health | Senin, 13 April 2020 | 18:33 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB